Pages

Senjata Basmi Selulit: Air Putih Sampai Seks


Bebas Selulit (doc Corbis)


Senjata Basmi Selulit: Air Putih Sampai Seks
Ada beberapa tips untuk membantu melawan selulit yang menjadi masalah jamak wanita.
Senin, 27 Juni 2011, 15:18 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews - Sebuah penelitian menunjukkan 90 persen dari semua wanita memiliki selulit. Kondisi di mana kumpulan lemak mendorong jaringan ikat kulit, sehingga penampilan kulit terlihat seperti parut.

Meskipun tidak ada obat yang permanen untuk selulit, namun ada beberapa tips untuk membantu melawan selulit seperti dikutip dari laman Genius Beauty:
Minum air putihMemperbanyak konsumsi air putih akan menormalisasi pertukaran air dalam jaringan. Selain itu, coba hindari terlalu banyak mengonsumsi garam.

Diet memerangi selulitHal kedua yang memicu pembentukan selulit adalah diet yang salah. Mengonsumsi makanan tak sehat seperti  makanan cepat saji, makanan yang digoreng, keripik, makanan ringan, minuman bersoda, sosis, cokelat, dan alkohol bisa menjadi biang keladi selulit.

Perkaya menu diet dengan makanan mengandung serat seperti gandum, pistachio, nanas, dan lainnya. Serat selulosa bermanfaat sebagai spons, yang bisa mengikat zat berbahaya dan menghapusnya dari tubuh.

Olahraga memerangi selulitAnda harus rajin olahraga yang melibatkan otot kaki. Setidaknya, berjalan-jalan di taman. Udara segar dan jalan cepat bisa membantu menghancurkan selulit.

Krim untuk selulitPenggunaan krim anti-selulit sebaiknya digunakan saat malam hari. Sebab, tubuh melakukan regenerasi sel saat istirahat. Dalam kondisi itu, sel lebih aktif menyerap nutrisi. Untuk memaksimalkan efek krim, gunakan scrub terlebih dahulu sambil memijat lembut searah sirkulasi darah.

Seks membantu memudarkan selulitPara wanita yang melakukan hubungan seks teratur bisa meminimalisir tanda-tanda selulit. Prosesnya lambat, namun perlahan akan mengecil. Endorfin yang dihasilkan selama orgasme memperbaiki mood seseorang, mengurangi nafsu makan, dan membantu meningkatkan metabolisme. Akibatnya, kulit menjadi lebih halus dan elastis. (eh)
• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar