Pages

Malas Merawat? Taman Kering Solusinya!

Malas Merawat? Taman Kering Solusinya!

 
Dengan semakin terbatasnya lahan terbuka di rumah Anda, bukan berarti membuat taman menjadi hal mustahil. Taman dapat diciptakan dengan memadukan elemen keras dan lunak.
Siapa tak suka keberadaan taman di tempat tinggalnya? Hampir semua orang menyukainya karena sentuhan hijau yang menyegarkan mata, juga produksi oksigen dari tumbuhan di taman pasti memberikan banyak manfaat. Masalahnya, ada yang terbentur dengan keterbatasan lahan, atau, malas merawatnya. Sehingga, taman pun ditiadakan. Perawatan taman memang membutuhkan ketelatenan dan keluangan waktu secara khusus.

Nah, bila masalahnya adalah keterbatasan lahan, ada banyak cara kreatif telah dikembangkan. Seperti menanam dalam pot, tanaman gantung, hingga vertical garden. Tetapi, kalau alasannya karena enggan merawat taman sementara memiliki lahan yang cukup luas, ide membuat taman kering bisa menjadi pilihan!

Taman kering merupakan alternatif taman dalam rumah pengganti taman "basah". Basah artinya, tanaman bersentuhan langsung dengan tanah dengan perawatan seperti pengairan rutin. Taman seperti ini bisa dibuat dengan menempatkan material seperti batu-batu alam, kerikil, koral sebagai pengganti rumput. Kemudian tempatkan tanaman dan lengkapi lampu taman, maka jadilah sudah taman kering.

Untuk penempatannya bisa di beberapa area seperti di sebelah ruang makan, dekat dapur, samping ruang keluarga, juga sebagai taman di area belakang dekat area servis. Nah, untuk tanaman yang tepat untuk taman kering, disarankan tanaman yang kuat dengan paparan banyak sinar matahari, tidak perlu rutin disiram setiap hari, dan memiliki kelembaban cukup. Seperti Aglonema, Diffen, Pandan Bali, Palem kuning, Anthurium, berbagai jenis kaktus dan lidah mertua. Agar semakin menambah eksotika taman, tambahkan aksesoris seperti bangku taman, pot unik, pancuran dari bambu, dan masih banyak lainnya.
Sumber : Berbagai Sumber

Foto-foto Lucu binatang Yang Baru Malu





















Wow! Anjing ini Menjadi Ibu Dari 12 Ekor Singa

Mereka mungkin adalah raja hutan, tapi para singa ini seolah menjadi kucing kecil ketika berhadapan dengan ibu pengganti mereka.

Adalah Beth seekor anjing betina yang dengan bangganya telah membesarkan 12 ekor anak singa sebagai ibu pengganti selama dua tahun terakhir di sebuah tempat penangkaran singa di Afrika Selatan.

Berkat kerja keras keras Beth, lima ekor singa telah berhasil dikembalikan ke alam liar.

Sang pemilik peternakan ini, Theony MacRae (52) sangat bangga terhadap Beth yang telah membantu membesarkan bayi singa dari Horseback Afrika, dekat Cullinan di Afrika Selatan.

“Kami mendapatkan Beth sejak masih merupakan anak anjing dari tetangga kami. Pada awalnya kami tidak menginginkannya karena telah memiliki cukup banyak hewan di sini, namun suami saya, Colin berkeras memeliharanya dan ternyata ia terbukti benar untuk mebesarkan Beth” ujar Theony.

“Pada usia dua tahun, naluri keibuannya mulai bekerja sehingga dia mulai bertindak seperti seorang ibu kepada anak singa yang kami pelihara, tanpa dorongan dari kami. Bahkan Beth menjilati dan mebersihkan mereka, layaknya seekor ibu singa yang baik.”

Theony menjelaskan bahwa ketika para bayi singa ini telah tumbuh menjadi lebih besar dan kuat daripada Beth, mereka langsung memindahkannya di bagian lain peternakan tersebut.



Give me a kiss, mum! The cubs are incredibly fond of their surrogate mother Beth



Nap time: The adorable cubs cuddle up to the motherly mastiff, whose love and attention has led to them being successfully freed into the wild



Mutt-erly love: Beth will lick the cubs clean just like any good lion mother would do



Play nicely: The lions are trained to develop the survival skills and can then be introduced fully into the wild





Wake up, mum! Two lions raised by Beth have been given new lives in their native South Africa and three have been set free in Zambia



Not afraid to playfight: With the help of Beth the cubs have a great quality of life, before they get older and stronger and are then released

[klikunic.com]

Kulit Perokok Lebih Cepat Keriput

Kulit Perokok Lebih Cepat Keriput

shutterstock
 
Ribuan bahan kimia yang terdapat dalam asap rokok tidak hanya mendatangkan berbagai masalah kesehatan, tetapi juga membuat penampilan tampak lebih tua dari usia Anda sebenarnya. Merokok bukan cuma merusak kulit, melainkan juga gigi dan rambut.
Penelitian terhadap efek rokok pada kulit telah banyak dilakukan. Beberapa di antaranya membandingkan penampilan dua orang kembar, yang satu perokok berat selama bertahun-tahun dan saudaranya tidak. Hasilnya sangat jelas, perokok terlihat 10 tahun lebih tua akibat keriput-keriput yang didapatnya dari kebiasaan merokok.
Menurut ahli kulit dari Universitas Miami, AS, Jonette Keri, MD, asap rokok akan membuat kulit kekurangan oksigen dan nutrisi. Itu sebabnya kulit perokok biasanya terlihat lebih pucat atau warna kulitnya tidak merata. "Pada perokok, pigmen kulit yang tidak merata itu lebih cepat munculnya," katanya.
Seperti diketahui, asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia termasuk racun. Dari tiap isapan, zat-zat itu juga akan merusak kolagen dan elastin yang memberi kulit kekenyalan dan elastisitasnya. Akibatnya, kulit perokok terlihat kendur dan keriputnya lebih dalam.
Asap rokok bukan hanya merusak penampilan kulit wajah, melainkan juga kulit lain di bagian tubuh. "Ketika elastisitas kulit berkurang, ia menjadi tidak kencang lagi, termasuk di bagian lengan dalam dan payudara. Malah rokok adalah penyebab utama payudara lebih cepat kendur," katanya.
Bagian kulit wajah yang paling nyata terkena dampak rokok adalah area di sekitar mulut. "Saat merokok, kita menggunakan otot tertentu di sekitar bibir sehingga menyebabkan keriput dinamis. Selain itu, karena elastisitas kulit berkurang, akan lebih terlihat garis yang dalam di sekitar bibir," paparnya.
Dampak lainnya adalah munculnya vlek-vlek hitam di sekitar wajah. Pada umumnya vlek hitam ini muncul akibat paparan sinar matahari yang terlalu sering. Tetapi, pada perokok yang jarang berjemur pun vlek ini akan muncul.
Selain kulit, mengisap rokok juga menyebabkan warna gigi berubah menjadi kekuningan, napas berbau, dan masalah lain yang berkaitan dengan kebersihan. Para perokok juga berisiko dua kali lebih besar untuk mengalami gigi tanggal dibanding dengan bukan perokok.
Efek lanjutan dari asap rokok adalah penipisan rambut yang lebih cepat. Penelitian di Taiwan menunjukkan, pria perokok di Asia memiliki risiko lebih besar mengalami kebotakan khas pria, yakni botak di bagian tengah kepala atau di bagian dahi.
 
Sumber : WebMD

7 Pertanyaan Seputar Seks yang Biasanya Malu untuk Ditanyakan



Pernahkah Anda saat bercinta melakukan sesuatu hal dan bertanya-tanya apakah itu normal, namun malu Anda tanyakan? Anda tak sendiri, cukup banyak wanita yang merasakan hal serupa.

Berikut ini tujuh pertanyaan yang biasanya malu untuk Anda tanyakan, seperti dikutip womansday:

1. Saat bercinta dengan suami, saya merasa tiba-tiba kehilangan gairah. Saya ingin suami tetap bahagia dan bisa orgasme. Tapi karena sudah tidak nyaman, saya menghentikannya. Kenapa ini bisa terjadi?

Pakar seks asal New York City, Amy Levine mengatakan apa yang terjadi di atas adalah hal normal. Seorang wanita yang tiba-tiba kehilangan gairahnya saat bercinta bukan berarti dia mengalami masalah seksual.

"Kuncinya adalah mencari tahu apa yang membuat Anda bisa tetap bergairah," saran Levine. "Mungkin saat itu suami membuat gerakan yang membuat Anda tidak bergairah lagi," katanya.

Ia menyarankan, pahamilah tubuh Anda sendiri dan komunikasikan pada pasangan apa keinginan Anda. Ketika momen 'tiba-tiba hilang gairah' itu datang lagi, jangan takut untuk mengatakannya pada suami.

2. Terkadang saya merasa jadi terlalu emosional setelah bercinta, bahkan sampai menangis. Memalukan memang, apakah itu normal?

Terapis Seks dan Direktur Summa Center for Sexual Health di Ohio, Kimberly Resnick Anderson mengatakan apa yang terjadi di atas normal. Setiap wanita bisa mendapatkan pengalaman seksual yang menyentuhnya dan sesuai kehidupannya.

Setelah bercinta, wanita bisa jadi memikirkan banyak hal. Misalnya saja, wanita bisa jadi bertanya-tanya apakah dirinya cukup puas dengan kehidupan seksnya, bisakah segera punya bayi dan lain-lain.

"Semua pemikiran-pemikiran itu bisa mempengaruhi perasaannya," jelas Anderson. Pemikiran yang mempengaruhi perasaan itu pun akhirnya bisa membuat seorang wanita menitikkan air mata.

3. Saya merasa vagina saya mengeluarkan aroma yang menyengat. Saya khawatir aroma itu tidak normal. Apakah memang harus dikhawatirkan?

"Sebaiknya tidak usah dikhawatirkan," jawab Anderson. "Banyak wanita tidak sadar tentang aroma vaginanya dan lebih fokus pada pasangan mereka saat bercinta," tambahnya.

Wanita yang sadar kalau aroma vaginanya cukup menyengat pun ternyata menemukan fakta mengejutkan bahwa pasangan mereka tidak mengetahui soal aroma tersebut. Malah ada beberapa yang menganggap aroma itu sebagai sesuatu yang menggairahkan.

Hanya saja jika memang Anda atau pasangan merasa perubahan aroma vagina itu sudah sangat mengganggu, Anda bisa berkonsultasi ke dokter.

4. Terkadang setelah bercinta, saya sedikit berdarah, normalkah?

Praktisi perawat yang bekerja dengan Planned Parenthood di Los Angeles, Lisa Stern menyarankan jika hal di atas terjadi, bicaralah pada dokter kandungan Anda. Pendarahan tersebut meski hanya sedikit, bisa menjadi tanda sesuatu yang tidak normal tengah terjadi. Bisa saja Anda mengalami infeksi atau kanker serviks.

5. Saya khawatir karena setiap dan setelah bercinta merasa sakit. Sakitnya tidak intens, tapi cukup mengganggu. Apakah wanita lain mengalaminya juga?

"Cukup banyak wanita yang merasaka sakit saat bercinta dengan posisi atau waktu tertentu misalnya menjelang menstruasi," jelas Stern.

Rasa sakit tersebut terkadang dapat dianggap normal. Namun jika sudah terjadi terlalu sering dan disertai gejala lain seperti sakit perut menjelang menstruasi, sakit ketika buang air kecil, segeralah periksakan diri ke dokter.

6. Apakah normal merasakan sakit di perut setelah bercinta padahal tidak sedang datang bulan?

"Rasa sakit di perut setelah bercinta bisa dianggap normal, terutama jika vagina terus-menerus ditekan oleh penis, jari atau sex toy," ujar Stern. Untuk mengurangi rasa sakit tersebut, usahakan Anda buang air kecil sebelum dan setelah bercinta.

Namun jika rasa sakit itu terus-menerus terjadi, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah berkonsultasi ke dokter.

7. Terkadang saat bercinta saya kentut. Saya tidak bisa menahannya. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Buang gas atau kentut saat bercinta, menurut Stern, sangat normal dan wajar terjadi. "Hal itu banyak dialami orang lain," katanya.

Stern pun menjelaskan kenapa hal itu bisa terjadi. "Organ reproduksi wanita seperti, uterus, ovarium dan vagina berada di dekat usus besar. Saat bercinta, setiap gerakan dari organ tersebut bisa memprovokasi gerakan di usus besar, hingga akhirnya dapat mengeluarkan gas yang sebelumnya tersumbat," tuturnya.

Stern menambahkan, orgasme pun bisa memicu seseorang untuk buang gas. Hal itu karena saat orgasme, seluruh otot tubuh menjadi rileks.[wahw33d.blogspot.com]

Wanita Yang Memelihara 11 Binatang Buas

Riana, Wanita Yang Memelihara 11 Binatang Buas, 4 Cheetah 5 Singa dan 2 Macan. Riana mendapatkan cheetah pertamanya yang bernama Fiela pada 2006. Waktu itu ia sadar bahwa hewan dengan kecepatan lari luar biasa itu sedang menuju kepunahan. Di seluruh Afrika hanya tersisa 1.000 ekor. Demi mengabdikan diri pada kelangsungan hidup Fiela, ia keluar dari Departemen Kehakiman, pekerjaan yang sudah digelutinya selama 22 tahun.




Spoiler for “Wanita Yang Hidup Dengan Binatang Buas”:





Setelah itu ia bekerja sementara di sebuah ranch permainan dan di tempat ia bisa memelihara Fiela. Riana baru bisa mewujudkan keinginannya setelah membentuk FFCBP, untuk memastikan kemampuan bertahan hidup cheetah-cheetah sebatang kara itu dalam jangka panjang, berikut ekosistemnya. Di rumah yang menjadi kediaman Riana itu, hewan-hewan itu dianggap sebagai keluarga dan di sana mereka bebas mengaum sesuka hati.



Dari Fiela, kemudian terus berdatangan binatang-binatang lain hingga jumlahnya mencapai 11 ekor. Di tempat penampungan seluas 1 hektare itu, para pengunjung bisa bertemu Fiela dan hewan-hewan lain. Mereka bisa berinteraksi, seperti berfoto bareng. Bahkan tak jarang ada yang memanfaatkan hewan-hewan itu untuk menambah keunikan foto-foto pernikahan.



Meski hubungan batinnya dengan hewan-hewan itu sudah demikian dekat, Riana harus melepaskan mereka ke alam bebas suatu saat nanti, ketika mereka sudah bisa mengurus diri sendiri. “Di tempat penampungan, biasanya induk meninggalkan satu atau dua anaknya. Jadi ketika mereka masih kecil ya saya yang memberikan susu lewat botol, siang dan malam,” kata Riana.



Ketika masih kecil, anak-anak cheetah itu tidur di keranjang khusus, tetapi ketika sudah besar mereka tidak ragu-ragu mendobrak kamar Riana dan naik ranjang. Kadang mereka juga bertingkah ketika lapar.



Mereka bisa saja tiba-tiba naik meja dan menggigit apa saja yang ada di atasnya. Untunglah dua anjing Riana tidak termasuk dalam daftar menu binatang-binatang buas itu. Bahkan tak jarang mereka saling berebut makanan atau bermain bersama.

Lamaran Menikah Makin Sering Dilakukan Perempuan

Lamaran Menikah Makin Sering Dilakukan Perempuan

Satu dari 10 perempuan tak ragu melontarkan ajakan menikah lebih dulu.
Saat ini, perempuan menyatakan cinta lebih dulu sudah dianggap biasa. Bila harus menunggu seorang pria yang kebetulan pemalu untuk mengungkapkan perasaannya, mungkin Anda tak akan pernah tahu bagaimana peluang Anda untuk bisa bersamanya. Namun, bagaimana bila perempuan juga menjadi pihak yang melamar? Setujukah Anda dengan cara ini?
Dalam sebuah studi yang digelar oleh situs kencan online terbesar di Inggris, Swoon.co.uk, diungkapkan bahwa satu dari 10 perempuan melamar pasangannya untuk menikahinya. Sebanyak 75 persen dari mereka sebenarnya berharap pria (pasangannya) lah yang melakukan hal tersebut. Namun ketika pria melamar pasangannya, ternyata hanya satu dari lima pria yang melamar dengan cara klasik (berdiri di atas satu lutut sambil menyorongkan cincin pertunangan). Hal ini rupanya masih dianggap kurang oleh kaum perempuan.

"Ada beberapa alasan mengapa romantisme itu menghilang dari lamaran perkawinan," kata terapis hubungan dari Harley Street, Trevor Silvester. Ia menduga resesi telah memengaruhi keinginan banyak orang untuk melakukan hal tersebut.

"Ketika kondisi keuangan sedang sulit, orang cenderung sedikit menurunkan mimpi-mimpi mereka, dan ingin menemukan romantisme melalui cara yang lebih murah," katanya. Bahkan kegairahan dalam sesi lamaran itu pun mulai menghilang, terbukti tiga dari lima pria tidak ingin "getting down on one knee" saat melamar.
Namun, Silvester mengatakan bahwa ia senang melihat etiket lamaran perkawinan ini sudah kehilangan popularitasnya. Sebab hal ini menunjukkan bahwa makin banyak orang yang melamar dengan cara yang sungguh-sungguh, dengan cara yang menurut mereka benar. Yang penting, katanya, "Melamar lah ketika mood Anda sedang sempurna, maka hal itu akan menjadi momen yang romantis dan tidak terlupakan," ujarnya.

Polling yang digelar Swoon.co.uk juga menunjukkan bahwa orang Inggris senang melamar dengan cara spontan dan sederhana di rumah, dimana satu dari tiga orang menganggap sesi lamarannya sempurna.

Di Indonesia, tradisi melamar seperti ini memang tidak populer. Namun tidak berarti kaum perempuan tidak pernah menjadi pihak yang "melamar" lebih dulu. Banyak perempuan yang kerap mendesak pasangannya untuk segera menikahinya, karena berbagai alasan. Padahal cara ini tak ada romantis-romantisnya sama sekali. Betul, enggak?

Sumber: Marie Claire

Foto Mahkluk Bawah Air Menakjubkan di Laut Indonesia

Underwater creatures of Indonesia are loved by photographers taking macropictures and divers who are fond of muck diving. Muck diving is searching and examining dark bottom covered with corals and other brightly colored details. The hairy frogfish in the picture is famous with its thready skin protrusion. It usually hides on the bottom and hunts using a part of its spinal fin as a which is moved and attracts small fishes.

Colorful Underwater Creatures












































[allthebest123.blogspot.com]

10 Tips Praktis Menjamu Tamu

10 Tips Praktis Menjamu Tamu

Bila menyajikan camilan, potonglah terlebih dulu menjadi bagian kecil-kecil agar tamu tak kesulitan menghabiskan makanan tersebut.
 Saat Lebaran, tak henti-hentinya tamu datang ke rumah kita. Jadilah tuan rumah yang baik dengan mengikuti beberapa tip praktis berikut ini.
1. Gunakan gelas ukuran kecil saja saat menyajikan minuman untuk tamu. Bukan bermaksud pelit. Tapi ingat, tamu tersebut bisa saja sudah berkunjung ke beberapa rumah sebelumnya dan selalu disuguhkan minuman. Danpada mubazir, perkecil ukuran gelas saji. Tawarkan tambahan minuman jika perlu.
2. Siapkan air kemasan ukuran gelas di ruang tamu, sehingga bila tamu membutuhkan air putih mereka tak akan sungkan mengambilnya. Masukkan beberapa gelas dalam lemari es sehingga dingin. Beberapa orang lebih menyukai air putih dingin.
3. Pisahkan gula atau pemanis minuman. Misalnya Anda menyiapkan teh atau sirop dalam wadah besar, jangan mencampur gula di semua minuman itu. Tak semua tamu suka minuman manis.

4. Bila menyajikan camilan, potonglah terlebih dulu menjadi bagian kecil-kecil agar tamu tak kesulitan menghabiskan makanan tersebut.
5. Siapkan piring-piring kecil untuk mengambil camilan yang ditaruh di meja tamu. Kalau memang menyediakan es buah atau puding, jangan lupa letakkan juga sendok kecil.
6. Usahakan menyiapkan makanan yang tidak banyak mengandung gula, santan, cabai, dan garam. Ini perlu untuk mengakomodasi kebutuhan beberapa tamu yang mungkin punya pantangan. Biasanya empat kandungan tersebutlah yang banyak dihindari.
7. Keluarkan kue secara bertahap. Tidak perlu langsung semua. Jangan sampai tamu berikutnya tidak mendapat suguhan apa pun.
8. Sediakan tempat sampah kecil di ruang tamu agar para tamu tak kesulitan untuk membuang sampah.
9. Jangan lupa sediakan tisu di meja tamu. Sehabis memegang kue atau hidangan lain, tangan pasti kotor dan perlu dibersihkan.
10. Siapkan plastik untuk membungkus makanan. Plastik ini berguna bila tamu tertarik membawa makanan untuk dibawa pulang.

(Andes Lukman)
Sumber: Majalah Sekar