Pages

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Cara Jitu Tangkal Bau Mulut

Cara Jitu Tangkal Bau Mulut
Headline
dailymail.co.uk

Bau mulut memang sering menjadi masalah penting dalam kehidupan seseorang. Karena selain mengganggu pergaulan, bau mulut juga bisa menimbulkan masalah dalam kesehatan mulut dan gigi.

Banyak cara yang akan dilakutkan untuk mengusir si bau mulut mulai dari menjaga kebersihan gigi dan mulut hingga mengonsumsi teh hijau yang diklaim mempunyai khasiat untuk menangkal masalah 'saluran pernapasan'.

Berdasarkan penelitian menyebutkan teh yang mengandung sedikit kafein dan lebih banyak polyphenol, yakni teh hijau ternyata sangat baik untuk kesehatan dan kesegaran mulut.

Sepertii diikutip Dailymail, Institut Teknologi Israel baru-baru ini disebutkan bahwa teh hijau ampuh mengusir aroma tidak sedap pada mulut.

Penelitian juga mengungkapkan pertengahan Maret 2012 dan menyebutkan bahwa polyphenol dalam teh hijau mampu menghancurkan bakteri dalam mulut yang membuat pernapasan yang tidak sedap.

Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan di Archives of Oral Biology peneliti menyebut teh hijau dengan julukan superfood karena manfaatnya untuk kesehatan, karena bukan hanya membasmi kuman-kuman yang menyebabkan bau mulut, namun kandungan super yang dimiliki teh hijau juga dipercaya sebagai penghancur bakteri penyebab kanker mulut.

"Radang rongga mulut, gangguan pernapasan, dan peradangan sebagai konsekuensi dari merokok yang diakibatkan adanya bakteri merugikan itu dapat dikurangi dengan teh hijau," ujar peneliti.

Selain itu, para ilmuwan juga menyarankan agar Anda mengonsumsi teh hijau tanpa gula sebanyak dua cangkir sehari.

Ini Dia Penyakit yang Banyak Serang Wanita

Ini Dia Penyakit yang Banyak Serang Wanita
Headline
IST

Selama ini isu-isu seputar kesehatan wanita kerap sekali diangkat dibanding dengan kesehatan pria. Apa pun itu, yang jelas baik pria maupun wanita mempunyai risiko yang sama untuk mengidap suatu penyakit.
Karenanya, para ahli mengimbau, pemeriksaan medis dan fisik yang teratur sangat dianjurkan untuk semua kaum perempuan terutama setelah mereka menginjak usia 30 tahun.
Seperti dikutip Dailymail, berikut beberapa penyakit kronis yang banyak mengincar wanita. Apa saja?
Serangan jantung
Dilihat dari data statistik dalam 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa serangan jantung pada perempuan mengalami peningkatan. Banyak perempuan yang kerap mengabaikan nyeri dada yang diikuti nyeri pundak, mual, muntah, dan juga sulit bernapas.
Untuk pencegahannya, ubah gaya hidup dengan memasukkan jadwal olahraga secara rutin, jangan lewatkan untuk mengkonsumsi jenis makanan sehat.
Kanker
Di kalangan kaum Hawa, kanker payudara dan serviks merupakan penyakit yang mengancam. Disarankan melakukan deteksi dini jika terdapat benjolan pada payudara.
Sedangkan untuk pencegahan kanker serviks, bisa dilakukan pemberian vaksin serviks yang sebelumnya perlu pemeriksaan pap smear.
Plantar fasciitis
Pada umumnya, nyeri tumit disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan di sepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita.
Keadaan ini disebut plantar fasciitis yang sebagian besar diderita oleh kaum wanita karena kesalahan dalam memilih alas kaki.
Penyebab penyakit ini adalah nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam.
Depresi
Baru-baru ini diketahui adanya ketidakseimbangan hormonal setelah menopause bisa menjadi penyebab utama depresi, yang memicu risiko ledakan psikotik dan keinginan bunuh diri. Lakukan kegiatan dengan berinteraksi aktif dengan orang lain.
Osteoporosis
Saat perempuan menginjak usia 40 tahun, jumlah kalsium dalam tulang akan semakin berkurang. Untuk terhindar dari mimpi buruk itu, mulailah menabung asupan kalsium demi tulang yang sehat. cukupi jenis makanan yang memiliki tingkat kalsium yang tinggi, seperti susu, keju, yoghurt, brokoli, sawi, dan jenis ikan.
Sertakan pula berjemur saat matahari pagi masih hangat dan juga berolahragalah sehingga penyerapan kalsium maksimal.

Inilah Mitos Seputar Diabetes yang Kerap Dipercaya

Inilah Mitos Seputar Diabetes yang Kerap Dipercaya
Headline
Foto:Ist

Penyakit diabetes di Indonesia berkembang seiring dengan maraknya sejumlah mitos mengenai penyakit itu yang masih banyak dipercaya masyarakat luas.
Padahal jika mitos berkembang justru bisa memicu kesalahpahaman mengenai penyakit diabetes yang akan membuat hidup penderita diabetes menjadi lebih sulit.
Seperti dikutip dari health24, berikut beberapa mitos seputar diabetes yang masih banyak dipercaya oleh masyarakat :
1. Diet khusus
Diabetes identik dengan diet khusus. Banyak orang percaya penderita diabetes harus mengonsumsi makanan hambar dan tidak bisa menikmati makanan lezat karena harus diet khusus.
Padahal ia bisa melakukan diet sehat yang sama seperti non-diabetes yaitu makan diet seimbang, banyak serat, membatasi gula dan karbohidrat, sedikit garam dan minum cukup air.
Tapi banyak orang yang tidak melakukan pola seperti ini, sehingga ketika didiagnosis diabetes ia merasa harus melakukan diet khusus.
2. Terlalu banyak gula
Makan terlalu banyak gula bisa menyebabkan diabetes. Keyakinan ini merupakan kesalahpahaman yang paling umum di masyarakat, padahal diabetes disebabkan oleh pankreas yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Normalnya pankreas memproduksi hormon insulin yang membantu membawa glukosa ke sel sebagai sumber energi, tapi saat diabetes pankreas berhenti atau kurang memproduksi insulin yang membuat glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel.
Sebagian besar penyebab diabetes dipengaruhi oleh faktor genetik serta gaya hidup seperti jarang melakukan aktivitas fisik dan pola makan yang buruk. Terlalu banyak mengonsumsi gula memang bisa menjadi pemicu, tapi ia bukan penyebab utama diabetes.
3. Orang dengan diabetes tidak bisa mengonsumsi karbohidrat
Karbohidrat bukanlah musuh bagi pasien diabetes karena tubuh membutuhkannya agar bisa berfungsi optimal dan menjadi sumber bahan bakar.
Namun hal yang harus dipahami adalah memilih jenis karbohidrat yang tepat (nasi merah, roti gandum, sereal tinggi serat) serta porsi yang tidak berlebihan.
4. Orang dengan diabetes harus menghindari buah-buah tertentu
Buah-buah tertentu memang ada yang memiliki nilai GI (glucose index) tinggi sehingga cepat menaikkan kadar gula darah (pisang, anggur) yang bisa dikonsumsi saat berolahraga.
Serta ada pula yang lambat dicerna karena kadar GI rendah (apel, pir dan golongan berri) yang bisa menjadi cemilan sehat untuk penderita diabetes. Jadi waktu konsumsi buah yang harus diperhatikan.
5. Orang gemuk terkena diabetes
Hanya orang gemuk yang bisa terkena diabetes. Banyak orang yang mempercayai kabar ini. Meski kelebihan berat badan dan obesitas bisa meningkatakn risiko diabetes tipe 2, tapi bertubuh kurus tidak menjadi jaminan perlindungan dari diabetes karena ada banyak faktor lain yang berpengaruh seperti riwayat keluarga, usia, etnis dan pola hidup.
6. Penggunaan insulin menunjukkan kondisi diabetes yang buruk
Diabetes merupakan penyakit yang membutuhkan manajemen tepat dalam mengelolanya. Seperti halnya dengan diabetes tipe 1 yang mana pankreas tidak memproduksi insulin, maka suntikan injeksi merupakan perawatan yang tepat.
Insulin membantu memperlambat atau mencegah kompliaksi diabetes dan menajdi salah satu obat yang paling aman bagi penderita diabetes.

Ingin Terbebas Virus Flu? Makan Makanan Ini

Ingin Terbebas Virus Flu? Makan Makanan Ini
Headline
Foto:Ist

Perubahan cuaca memicu munculnya banyak virus termasuk flu. Karena itu kekebalan tubuh perlu dijaga dengan tetap mengkonsumsi makanan sehat dan suplemen daya tahan tubuh.
Menurut Ayurveda, ada sejumlah makanan sehat yang mengandung antioksidan tinggi dan baik untuk memperkuat daya tahan tubuh serta mencegah beragam penyakit termasuk diantaranya virus flu. Apa saja?
Tiram
Tiram kaya akan kandungan zinc atau seng. Fungsi zinc dalam reaksi enzimatik lebih dari mineral lainnya, sehingga penting untuk sistem kekebalan tubuh.
Tomat
Kandungan nutrisi pada tomat efektif dalam melawan herpes dan membantu melindungi tubuh terhadap penyakit degeneratif.
Teh hijau
Teh hijau mengandung antioksidan EGCG, yang dapat menurunkan resiko terkena kanker. Teh hijau juga menahan pertumbuhan bakteri dalam usus.
Cabai
Cabai kaya akan beta-karotein, vitamin A dan memiliki sifat antikanker. Makan makanan pedas bisa mencegah hidung tersumbat, infeksi pada saluran darah serta mencegah kanker prostat.
Bawang putih
Bawang putih memiliki nutrisi baik untuk meningkatkan senyawa T-lymphocytes dan macrophages pada tubuh yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh.
Kayu Manis
Kayu manis kaya akan antioksidan, yang menahan pertumbuhan pembekuan darah dan bakteri. Hal ini juga membantu menstabilkan gula darah, dan melawan kolesterol jahat serta diabetes tipe2.
Ubi Jalar
Ubi jalar mengandung glutation, sebuah antioksidan yang dapat meningkatkan metabolisme nutrisi dan sistem kekebalan tubuh serta melindungi tubuh dari penyakit serius. Misalnya, Alzheimer, parkinson, penyakit hati, cystic, fibrosis, HIV, kanker, jantung dan diabetes.
Labu Kuning
Labu mengandung antioksidan penting dan beta-karoten, nutrisi yang terurai menjadi vitamin A. Penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Jamur
Jamur memiliki nutrisi dahsyat yang baik untuk mengurangi resiko kanker, membantu meningkatkan sel darah putih, mengeluarkan racun dalam tubuh dan mencegah kerusakan dari radikal bebas serta baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Delima
Delima kaya akan antioksidan yang baik untuk melawan kanker. Minum jus delima secara teratur bisa mencegah kanker prostat, paru-paru dan sejumlah jenis kanker lainnya.

Bercinta itu Sehat

Bercinta itu Sehat

  
 
Canberra: Banyak fakta yang membuktikan bila bercinta itu baik bagi kesehatan. Terutama, untuk wanita.

Menurut penelitian di Monash University, Australia, baru-baru ini, sebagaimana dikutip askmen.com, menemukan adanya bukti kegiatan menyenangkan ini membawa dampak yang baik bagi kesehatan. Hasil dari riset tersebut menunjukkan wanita yang kerap bercinta akan memiliki tingkat energi lebih tinggi, penyakit lebih sedikit, dan kondisi psikologis yang stabil.

Hal senada ditulis di sebuah jurnal of sexual medicine, Inggris, yang menyebutkan wanita akan lebih rentan sakit bila tidak berseks ria minimal dua kali dalam sebulan. Hal ini sangat wajar. Sebab, menurut ahli seksologi, seks juga dapat dikatakan sebagai terapi kesehatan dan kecantikan bagi perempuan.

Selain itu, ada manfaat lain yang bisa dinikmati pasangan yang berhubungan intim. Menurut berbagai sumber, manfaat itu di antaranya :

1. Dengan berseks ria, sirkulasi pernafasan akan menjadi lancar, terlebih bila dilakukan di malam hari. Hal ini akan membuat jumlah oksigen di dalam sel meningkat dan membantu menjaga fungsi orrgan, sehingga metabolisme tubuh dapat berfungsi normal.

2. Dapat membakar 7.500 kalori dalam setahun atau setara dengan jogging berjarak 75 mil, dengan catatan Anda melakukannnya dalam tiga kali sepekan.

3. Akan membantu meningkatkan testoteran yang dipercaya dapat menjaga tulang dan otot kaum pria agar tetap kuat.

4. Bila tubuh sering merasa sakit, Anda bisa lukakan hal ini secara teratur. Karena, di saat orgasme masuk dalam diri, hormon yang dilepaskan dapat memindahkan rasa sakit Anda, seperti encok, tegang dileher, dan sakit kepala.

5. Perlu diingat, kegiatan bercinta harus dianggap sebagai sarana rekreasi atau hiburan. Jangan sampai berhubungan intim dengan terpaksa. Apalagi, jika berhubungan dengan pasangan belum resmi, itu bisa berbahaya.

6. Terhindar dari prostat. Hal ini dikuatkan oleh penelitian. Prostat akan terjadi dan bertambah buruk karena adanya cairan yang diproduksi dalam kelenjar. Dan ejakulasi teratur adalah obat yang dapat membersihkan cairan tersebut.

Rasanya sulit dipercaya manfaat dari kegiatan ini. Bila Anda ingin bukti, silahkan dicoba. Namun, tunggu dulu, ada hal yang perlu diingat. Kegiatan bercinta hendaknya dianggap sebagai sarana rekreasi atau hiburan. Jangan sampai melakukan hubungan intim dengan terpaksa. Apalagi jika berhubungan dengan pasangan yang belum resmi, bisa berbahaya!

Ternyata Air Mata Bisa Ukur Diabetes

Ternyata Air Mata Bisa Ukur Diabetes

Muhammad Ali
 wordpress.com 
 
Michigan: Ada kabar baik bagi penderita diabetes. Bila selama ini Anda memantau gula darah dengan menusuk jarum yang membuat kening berkerut menahan sakit, nampaknya hal itu akan jadi kenangan. Pasalnya, menurut peneliti, ternyata air mata dapat memberikan informasi hal yang sama.

Para ilmuwan di Universitas Michigan, Amerika Serikat, seperti dikutip www.huffingtonpost.com, mengembangkan sebuah sensor yang dapat mendeteksi kadar gula dengan diencerkan dalam air mata pada hewan. Riset yang diterbitkan dalam Journal of Analytical Chemistry, para peneliti menguji 12 kelinci dan menemukan tingkat glukosa dalam air mata dapat berkaitan dengan kadar gula darah kelinci tersebut.

Dalam penelitian tersebut, para ahli dari Universitas Michigan tidak sendirian. Menurut laporan MSNBC , seorang insinyur biomedis di Arizona State University Jeffrey LaBelle telah berkolaborasi dengan Mayo Clinic untuk mengembangkan teknologi pemantauan glukosa air mata dengan perangkat sederhana. Tujuannya adalah untuk menghasilkan sensor sentuh untuk bagian putih mata Anda. Setelah lima detik, kemudian Anda tekan ke dalam perangkat untuk membaca kadar glukosa tersebut.

Beberapa penderita diabetes diperlukan mengambil hingga 10 tes tusukan jari per hari untuk menentukan tingkat gula darah secara akurat. Diharapkan studi baru ini memberikan solusi alternatif yang akurat dan bebas dari rasa sakit.

Jika penderita diabetes tidak secara teratur mengontrol gula darahnya, maka akan timbul komplikasi dari kontrol glikemik yang buruk. Medical News Today mencatat diabetes adalah penyebab utama gagal ginjal, non-traumatik yang lebih rendah-tungkai amputasi, dan kasus baru kebutaan di kalangan orang dewasa di Amerika Serikat.(IAN/www.huffingtonpost.com)

Awas! Minum Teh Panas Ternyata Picu Kanker

Awas! Minum Teh Panas Ternyata Picu Kanker
Headline
blogspot.com

Penyakit kanker benar-benar pembunuh nomor satu di dunia. Berdasarkan penelitian, hampir 40% warga di sana berpotensi mengembangkan penyakit ini di beberapa titik dalam hidup mereka.

Selain karena faktor gaya hidup buruk, sering mengkonsumsi teh dalam kondisi panas juga akan memicu tumbuhnya sel kanker. Benarkah?

Sebuah studi di Iran dalam British Medical Journal, bahwa teh panas berisiko meningkatkan kanker esofagus dalam diri manusia. Meminum minuman yang panas hingga terlihat gumpalan uap asap akan merusak tenggorokan Anda.

Jika Anda minum teh yang baru saja dibuat dalam keadaan panas dalam jangka waktu dua menit, tentu resiko terkena kanker esofagus bisa menjadi lima kali lipat dibandingkan jika Anda membiarkan teh tersebut selama 4-5 menit menit untuk diminum.

"Gaya minum seperti sering dijumpai di negara seperti Iran dan Brasil yang sering meminum teh panas secara langsung," ucap Profesor Martin Wiseman, seperti dikutip Huffington Post.

Peningkatan penyakit kanker ini juga terjadi bagi Anda yang gemar mengkonsumsi daging barbekyu atau daging bakar tepatnya. Mengapa daging bakar berisiko kanker?
Sebuah studi di Norwegia menemukan bahwa dosis tinggi dari zat kimia yang disebut HCA ditemukan dalam daging bakar.

Tentunya kadar HCA yang tinggi mampu menimbulkan kanker usus besar dalam tubuh Anda. Percobaan sebelumnya juga menunjukan bahwa daging yang dibakar memiliki sifat karsinogenik.
Namun bukan berarti Anda harus memasak sebuah daging dengan suhu yang tinggi, karena tingkatan panas ini juga masih bisa menyebabkan kanker.
Sangat disarankan, Anda memasaknya dengan suhu standar dan tidak terlalu tinggi

Konsumsi Bawang Putih, Buat Sel Jantung Sehat

Konsumsi Bawang Putih, Buat Sel Jantung Sehat
Headline

Sebuah studi baru menyebutkan bahwa mengkonsumsi bawang putih secara rutin dapat mencegah kerusakan sel pada jantung. Benarkah?

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menguji senyawa yang disebut diallyl trisulfide pada tikus yang berisiko mengalami kerusakan hati akibat tersumbatnya arteri koroner.
Pengobatan yang dilakukan sesaat sebelum aliran darah dipulihkan menunjukkan perbaikan hampir dua pertiga jaringan hati yang rusak.

Senyawa diallyl trisulfide ini menghasilkan hidrogen sulfida yang dalam konsentrasi yang rendah diketahui dapat melindungi jaringan hati.

Para peneliti dari Emory University School of Medicine di Amerika mengubah diallyl trisulfide, senyawa dari minyak bawang putih, menjadi zat yang bisa menghasilkan hidrogen sulfida pada jantung.

Umumnya, gas mudah berubah dan tidak stabil sehingga sulit untuk digunakan sebagai alat terapi karena harus disuntikkan. Dengan adanya temuan ini, maka minyak bawang putih bisa dimakan langsung.
Para dokter bisa menggunakan diallyl trisulfide dalam banyak situasi sebagaimana temuan para peneliti mengenai penggunaan hidrogen sulfida.

Seperti dikutip dari Dailymail, profesor dari Emory University School of Medicine, David Lefer, timnya sedang melakukan penelitian mengenai obat aktif yang menghasilkan hidrogen sulfida yang bisa diminum.

"Hal ini bisa menghindarkan kita dari penyuntikan obat yang mengandung sulfida di luar situasi gawat darurat,” katanya.

Dalam penelitiannya, para peneliti tersebut menutup aliran arteri koroner tikus selama 45 menit, mensimulasi serangan jantung, dan memberi para tikus tersebut diallyl trisulphide sesaat sebelum aliran darah dipulihkan.

Hasilnya, senyawa tersebut bisa menurunkan proporsi kerusakan jaringan jantung di area yang berisiko hingga 61 persen, dibandingkan dengan hewan yang tidak diobati.
"Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kemampuan diallyl trisulphide menurunkan pembengkakan jantung yang disebabkan oleh kerusakan jantung," ungkap para peneliti yang dipresentasikan pada American Heart Association's Scientific Sessions di Orlando, Florida.

Lampu Terang Saat Tidur Picu Sel Kanker?

Lampu Terang Saat Tidur Picu Sel Kanker?
Headline
medicmagic.com

Beberapa ilmuwan menyebutkan terlalu banyak lampu menyala saat malam hari berpengaruh terhadap kanker payudara. Benarkah?
Seperti dilansir Dailymail, dalam sebuah studi oleh National Cancer Institute (NCI) Amerika, seorang ahli mengemukakan disaat riwayat keluarga, kebiasaan merokok, minum alkohol, dan diet yang buruk menjadi faktor risiko utama yang mempengaruhi kanker payudara.
Selain itu terpapar sinar listrik (lampu) yang berlebihan (terlalu terang) sepanjang jam malam ternyata dapat juga mengurangi daya tahan tubuh terhadap penyakit tersebut.
Cahaya pada malam hari bertentangan dengan produksi “hormon kegelapan” alias melatonin dalam tubuh yang merupakan pertahanan alami tubuh melawan penyakit kanker.
Melatonin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal, kelenjar seukuran kacang polong tepat di bawah pusat otak, yang merespon terhadap gelap.
Hormon ini juga merupakan antioksidan yang kuat yang diklaim dapat menekan pertumbuhan sejumlah tipe sel kanker, terutama ketika dikombinasikan dengan obat-obatan anti-kanker tertentu.
Selain itu, melatonin juga menstimulasi tipe sel darah putih dikenal sebagai sel pembunuh yang menyerang tumor. Ini berarti kemungkinan bukan cuma kanker payudara yang dapat terpengaruh terhadap kegelapan.
Peneliti dari Universitas Haifa di Israel menunjukan negara dengan tingkat cahaya lampu jalan yang terang memiliki angka kanker prostat yang tinggi.
Menurut peneliti tersebut paparan yang berlebihan dari penggunaan lampu tambahan tersebut tidak hanya menekan produksi melatonin tetapi juga melemahkan sistem kekebalan dan mengganggu jam biologis tubuh, kesemuanya dapat mengurangi pertahanan tubuh terhadap kanker prostat.
“Bukan berarti kita harus kembali pada zaman pertengahan dan mematikan semua lampu, namun hubungan tersebut harus menjadi salah satu pertimbangan dalam merencanakan kebijakan energi,” pungkas pemimpin studi, Professor Abraham Aim.

Konsumsi Daging Berlebih Berbahaya

Konsumsi Daging Berlebih Berbahaya
Headline
wordpress.com

Konsumsi secara berlebihan terlebih daging tentunya akan membawa efek negatif terhadap kesehatan tubuh.
Masyarakat Indonesia memang sangat familiar dengan sajian daging. Banyak hidangan khas Nusantara yang menggunakan daging sebagai bahan dasar utama menu masakan lezat khas Indonesia.
Dari segi kesehatan, daging mengandung gizi terutama protein dan lemak hewani yang penting bagi tubuh kita. Apalagi pada masa pertumbuhan, protein penting sebagai zat pembangun dan menjaga keutuhan tubuh serta mengganti sel-sel yang rusak.
Adapun lemak yang terkandung dalam daging berperan sebagai sumber energi serta asam lemak esensial pembentukan sel membran tubuh dan steroid serta hormon. Lemak dan protein memang dibutuhkan tubuh untuk menunjang aktivitas.
Waspadalah, meski penting, ada baiknya membatasi daging sebab bila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan ganggguan pada saluran cerna atas maupun bawah, terutama penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease).
Praktisi klinis Dr. Ari Fahrial Syam menjelaskan GERD merupakan penyakit akibat gaya hidup sehingga kasusnya semakin meningkat di masa depan. Penyakit ini terjadi karena adanya aliran balik isi lambung termasuk asam lambung ke kerongkongan karena adanya kelemahan klep antara lambung dan kerongkongan. Selain itu adanya gangguan pengosongan lambung juga menginduksi timbulnya GERD.
Lemak yang berlebihan dapat menyebabkan pengosongan lambung menjadi lambat. Gangguan pada klep menyebabkan isi lambung berbalik arah ke kerongkongan. Pasien dengan GERD biasanya merasakan panas pada dada seperti terbakar (heart burn). Pasien GERD juga merasakan ada sesuatu yang balik arah dari lambung naik ke atas (regurgitasi).
Selain itu, pasien biasanya merasakan mulut terasa pahit dan keluhan lain seperti nyeri di ulu hati, kembung, begah, dan sering sendawa. Pasien biasanya mengira kalau keluhan nyeri dada ini karena masalah jantung tetapi sebenarnya karena adanya asam lambung yang kembali arah ke atas tersebut.
"Asam lambung yang naik tersebut juga dapat menginduksi terjadinya sesak napas, batuk kronis, rhinitis (radang hitung) kronis, radang pita suara (laryngitis), sampai ngilu pada gigi," jelas Dr. Ari.
Faktor penyebab utama GERD memang karena mengonsumsi daging dalam waktu singkat secara berlebihan. Kondisi itu diperberat jika daging dimasak dengan santan yang berlebihan disertai bumbu masak yang merangsang seperti asam dan pedas.
Apabila setelah mengonsumsi daging kita langsung tidur, bisa memperburuk timbulnya GERD karena akan menyebabkan makanan yang telah sampai di lambung berbalik arah ke kerongkongan.

Sunat Mencegah Kanker Penis

Sunat Mencegah Kanker Penis

Muhammad Ali

Liputan6.com, Sydney: Banyak penelitian tentang manfaat dari sunat. Selain untuk mencegah risiko penularan penyakit, ternyata khitan juga dapat mencegah kanker penis. Seperti ditulis menshealth.com, peneliti dari University of Sydney, Brian Morris, mengungkapkan, risiko kanker penis pada laki-laki yang tidak disunat adalah satu banding seribu. "Kanker penis kerap ditemui di negara-negara yang penduduk laki-lakinya jarang disunat," ujar Morris, baru-baru ini.
Menurut Morris, kulit yang ketat di bagian depan (tidak disunat), membuat alat kemaluan laki-laki sulit dibersihkan. "Jika menumpuk, kotoran yang menempel di bagian itu akan memicu radang yang jadi salah satu faktor pemicu kanker penis," katanya.
Selain itu, bisa juga menimbulkan infeksi human pappoloma virus (HPV), sejenis virus yang ditularkan melalui hubungan kelamin. Bisa menjadi pemicu kanker rahim bagi perempuan. Itulah sebabnya, Morris menyebut sunat lebih baik buat pria.
Bila ada yang enggan untuk disunat, Morris menyarankan, ada baiknya selalu menjaga kebersihan penis. Di saat mandi, mungkin jadi momen yang tepat untuk membersihkan penis, terutama di bagian yang tertutup kulit.

sumber : liputan6.com

Awas, Diet Memicu Kanker pada Wanita

Awas, Diet Memicu Kanker pada Wanita

  
 
Hati-hati jika Anda melakukan diet tanpa konsultasi dengan ahli kesehatan. Aktivitas diet ternyata berpotensi memicu kanker kolorektal.

Penelitian yang dilakukan Simmons College di Boston, AS menemukan bahwa diet berhubungan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal pada wanita. Terjadinya risiko tersebut merupakan akibat dari pola makan tertentu yang terkait dengan tingkat konsentrasi C-peptida, peningkatan protein pada perempuan. Peningkatan inilah yang memicu kanker.

C-peptida adalah penanda sekresi insulin yang dapat diukur dalam darah. Tingginya kadar insulin mungkin menjadi penyebab pertumbuhan dan multiplikasi sel. Salah satu karakteristik utama kanker adalah pertumbuhan sel abnormal. Tingginya kadar C-peptida dan insulin, memicu pertumbuhan sel kanker.

"Kanker usus besar tampaknya menjadi salah satu jenis kanker yang sensitif terhadap insulin," kata profesor gizi di Simmons College, Teresa T. Fung. Menurut sang profesor, penelitian tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap dari apa yang terjadi pada mekanisme dan hubungan antara diet dan risiko kanker kolorektal.

Fung dan timnya melakukan survei terhadap sejumlah wanita setiap dua tahun untuk mendapatkan informasi kesehatan mereka, termasuk apakah mereka didiagnosis dengan kanker kolorektal. Mereka juga mempelajari kebiasaan makan kaum wanita dengan memberikan kuesioner yang mengandung 130 jenis makanan dan bertanya seberapa sering mereka makan makanan tersebut.

Setelah 22 tahun kemudian, ada 985 kasus kanker kolorektal dan 758 kasus kanker usus besar didiagnosis di kalangan wanita. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang paling sering makan ikan, daging merah, dan minuman manis dalam jumlah besar, tapi jarang mengkonsumsi kopi, biji-bijian, dan produk susu, memiliki risiko 35 persen dari kanker kolorektal.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa orang-orang yang kelebihan berat badan atau tidak aktif, lebih sensitif untuk diet. Risiko kanker kolorektal juga lebih tinggi diderita mereka dibanding wanita aktif. (medicmagic/Vin)

Kenali Gejala HIV

Kenali Gejala HIV

Shutterstock
Ilustrasi
 
Setelah satu atau dua bulan virus HIV memasuki tubuh, sekitar 40-90 persen orang yang terinfeksi mengalami gejala yang mirip dengan gejala flu yang disebut acute retroviral syndrom (ARS). Meski begitu gejala terinfeksi HIV bisa tak terdeteksi sampai bertahun-tahun kemudian.
"Pada tahap awal infeksi HIV biasanya justru tidak ada gejala, karena itu jika kita masuk dalam kelompok beresiko lebih baik memeriksakan diri," kata Michael Horberg, direktur HIV/AIDS for Kaiser Permanente di Oakland, California.
Berikut adalah gejala-gejala yang sering dialami oleh orang yang positif terinfeksi HIV.
- Demam
Salah satu gejala ARS adalah demam ringan dengan suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius. Gejala demam ini sering diikuti dengan gejala ringan lainnya seperti kelelahan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
"Pada fase ini virus berpindah ke peredaran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah banyak. Karena itu terjadi reaksi inflamasi oleh sistem imun tubuh," kata Carlos Malvestutto, instruktur penyakit infeksi dan imunologi dari New York School of Medicine.
- Kelelahan
Respon inflamasi dalam tubuh juga bisa menyebabkan perasaan lelah dan kehabisan energi. Gejala ini bisa timbul di awal atau beberapa tahun kemudian.
- Nyeri otot
Gejala ARS juga sering didiagnosis sebagai infeksi virus, influenza, mononucleosis, bahkan hepatitis dan sifilis. Hal ini tidak mengherankan karena banyak gejala-gejala yang mirip, termasuk nyeri pada otot dan persendian.
Pembengkakan kelenjar getah bening juga lazim terjadi karena kelejar ini merupakan bagian dari sistem imun yang akan mengalami peradangan jika terjadi infeksi. Kelenjar getah bening banyak terdapat di ketiak, paha, juga leher.
- Ruam kulit
Ruam pada kulit berupa bercak kemerahan bisa timbul di awal atau tahap akhir terjadinya HIV/AIDS. Bila munculnya ruam ini tidak bisa dijelaskan dan Anda termasuk orang yang beresiko tinggi tertular HIV, segera lakukan tes.
- Mual, muntah dan diare
Menurut Dr.Malvestutto, sekitar 30-60 persen orang mengalami gejala singkat mual, muntah atau diare, di awal terjadinya infeksi HIV. Tetapi gejala-gejala ini juga bisa muncul akibat terapi antiretroviral dan infeksi tahap lanjut.
- Berat badan turun
Penurunan berat badan merupakan tanda perburukan penyakit dan juga karena diare berat. "Jika sudah terjadi penurunan BB ini berarti sistem imun sudah kehabisan tenaga. Namun berkat terapi antiretroviral gejala ini sudah jarang," kata Malvestutto.
Seseorang yang mengalami sindrom AIDS wasting biasanya kehilangan 10 persen atau lebih dari berat badan mereka, serta menderita diare atau kelelahan dan demam lebih dari 30 hari.
- Batuk kering
Beberapa orang dengan positif HIV juga mengalami batuk kering yang berlangsung berminggu-minggu dan terus memburuk.
- Radang paru
Batuk dan badan yang mengurus mungkin juga akibat infeksi serius yang disebabkan oleh kuman. Bila sistem imun kita dalam kondisi baik kuman ini tak menyebabkan masalah.
"Ada banyak infeksi oportunis yang berbeda-beda pada orang dengan HIV. Salah satunya pnemonia AIDS, toksoplasma, herpes, dan juga infeksi jamur," katanya.
- Berkeringat di malam hari
Sebagian besar orang di awal tahap infeksi HIV mengalami berkeringat di malam hari yang tidak terkait dengan suhu ruangan. Gejala ini memburuk di tahap lanjut dari infeksi.
- Perubahan pada kuku
Pasien dengan sistem kekebalan terganggu seperti AIDS lebih rentan terkena infeksi jamur. Infeksi ini juga menyebabkan perubahan pada kuku, seperti mudah patah, rapuh, dan juga perubahan pada warna.
- Infeksi jamur Infeksi jamur yang sering dialami di tahap infeksi HIV lanjut adalah semacam sariawan di mulut yang disebabkan oleh jamur Candida. Pasien yang mengalami sariawan parah ini kesulitan untuk menelan dan sulit disembuhkan.
- Kebas dan rasa kesemutan
Infeksi HIV pada tahap lanjut bisa menyebabkan rasa kebas dan sensasi geli pada tangan dan kaki. Gejala ini disebut juga periferal neuropati, yang juga muncul pada pasien diabetes yang tidak terkontrol. Gejala ini timbul karena saraf sudah rusak.
- Haid tak teratur
Infeksi HIV juga bisa menyebabkan siklus menstruasi terganggu, seperti haid lebih sedikit atau tidak teratur. Gangguan ini lebih disebabkan karena penurunan berat badan daripada infeksi HIV itu sendiri.
Sumber :Health

Ups! Telur 'Jaga' Perempuan dari Kanker?

Ups! Telur 'Jaga' Perempuan dari Kanker?
Headline
Wordpress.com

Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Harvard mengatakan bahwatelur ayam bisa melindungi perempuan dari kanker payudara.

Dalam penelitian, ditemukan bukti kuat bahwa perempuan berusia di bawah 30 tahun yang secara teratur mengonsumsi telur ayam hanya memiliki risiko relatif kecil terserang kanker payudara di kemudian hari.

"Kami menyerukan kepada para perempuan di dunia agar menyisipkan telur dalam menu harian," kata Lindsay Frazier salah seorang peneliti, seperti dikutip BBC.com.

Penelitian ini melibatkan 121.707 perempuan di seluruh penjuru Amerika yang berusia di atas 35 tahun. Para peneliti mencatat secara detail kebiasaan makan responden ketika masih muda. Hal yang ditanyakan misalnya, berapa banyak mereka mengonsumsi telur, susu, buah-buahan, sayuran, daging, dan permen setiap hari.

Dari wawancara ini terlihat, perempuan yang ketika berusia 12 hingga 18 tahun banyak makan telur, lemak nabati, dan serat ternyata lebih kecil risiko terkena kanker payudara.
Sebaliknya, anak gadis yang kerap makan mentega, lebih besar risikonya menderita kanker payudara. Para ahli menduga, kandungan asam amino, vitamin, dan mineral yang tinggi dalam telur melindungi perempuan dari penyakit ganas itu.

Meski demikian, para peneliti ini menyatakan, penelitian ini masih dalam tahap awal. Karenanya, masih diperlukan penelitian lanjutan guna mengumpulkan bukti-bukti lebih banyak lagi mengenai khasiat telur untuk mencegah kanker payudara.

Pola Makan agar Sperma Lincah

Pola Makan agar Sperma Lincah

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi
 
Kuantitas dan kelincahan sperma adalah hal penting bagi syarat kesuburan seorang lelaki. Apalagi bagi mereka yang ingin memiliki keturunan, sperma yang berenang cepat dan jumlahnya banyak adalah salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi.
Melalui studi terbaru, para ahli menganjurkan, untuk memenuhi dua syarat itu, setiap pria harus menjaga pola dietnya. Kebiasaan pola makan buruk seperti mengonsumsi makanan berlemak justru dapat mengacaukan kesuburan.
Hasil studi menunjukkan, pria dengan kadar asupan asam lemak trans paling rendah memiliki rata-rata konsentrasi sperma hingga dua kali lipat dibandingkan dengan pria lainnya. Pria dengan pola diet sehat ini memiliki rata-rata 79 juta sperma per mililiter, sedangkan mereka yang kadar lemak transnya tinggi cuma 48 juta per mL.
Peneliti yang menulis riset ini, Audrey Gaskins PhD dari Harvard School of Public Health, menjelaskan, lemak trans yang terakumulasi di dalam tubuh  kemungkinan mendesak dan membunuh sel-sel sperma secara perlahan.
Dalam sebuah riset lainnya, para ahli juga memeriksa kualitas semen 188 mahasiswa. Hasilnya menunjukkan, mahasiswa yang menjalani pola makan sehat seperti mengonsumsi buah-buahan, sayuran, gandum utuh, ikan, dan polong-polongan memiliki motilitas (kecepatan gerak sperma menuju sel telur) yang lebih baik ketimbang mahasiswa yang dietnya kurang sehat seperti mengonsumsi fast food atau mengemil pizza. Mahasiswa kategori sehat ini  rata-rata motilitasnya 7 persen lebih tinggi dibandingkan dengan rekannya yang dietnya kurang sehat.
"Diet sehat dengan lebih banyak makanan dari tumbuh-tumbuhan cenderung mengandung antioksidan lebih tinggi. Stres oksidatif dapat melemahkan sperma, tetapi mengonsumsi makanan yang  antioksidannya tinggi dapat menjaga kualitas semen,” jelas Gaskins.
Cara termudah untuk memperbaiki pola diet, lanjut Gaskins, adalah dengan mulai meninggalkan konsumsi makanan siap saji yang cenderung tinggi kandungan lemak trans, tetapi rendah antioksidan. Untuk menambah asupan antioksidan, perbanyaklah konsumsi buah dan sayur dan menerapkan pola diet Mediteranian yang kaya minyak ikan dan minyak zaitun.

Ingin Bebas dari Kanker Kulit? Berjemur Pagi Hari

Ingin Bebas dari Kanker Kulit? Berjemur Pagi Hari
Headline
dailymail.co.uk

Tidak sedikit orang yang 'benci' akan paparan sinar matahari. Namun siapa sangka di balik panasnya ultraviolet dapat mencegah Anda dari serangan kanker kulit.

Brdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan, tikus percobaan mengembangkan kanker kulit hingga lima kali lipat ketika terpapar sinar UV pagi hari dibandingkan tikus yang dipapar matahari sore.

Para peneliti percaya bahwa hal sebaliknya berlaku pada manusia karena tikus aktif di malam hari dan jam tubuh mereka terbalik dibandingkan manusia.

Seperti dikutip Dailymail, Profesor Aziz Sancar, pimpinan penelitian dari University of North Carolina dalam studi lain menunjukkan bahwa kadar protein XPA - berfungsi memperbaiki kerusakan DNA - membesar dan mengecil sepanjang hari dan dikendalikan oleh jam biologis tubuh.

Ia yakin tingkat XPA pada manusia akan menjadi paling besar pada pukul 07.00.

“Penelitian kami menemukan, berjemur pagi hari mengurangi risiko kanker kulit pada manusia," katanya.

Setelah meneliti tikus, ia dan timnya berencana menguji manusia untuk semakin menegaskan bahwa matahari pagi paling aman bagi manusia.

"Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa perbaikan DNA terkait dengan jam biologis dan temuan baru pada tikus mendukung ide ini,” sahut Dr Kat Arney dari Cancer Research UK.

Kita tahu bahwa warga asing kerap berjemur sepanjang hari, terutama musim panas. Inilah mengapa lebih dari 2.000 orang di Inggris meninggal setiap tahun akibat melanoma maligna, bentuk kanker kulit paling mematikan.

Sementara, Man Bevis dari British Skin Foundation menambahkan bahwa orang harus mencari cara alternatif untuk kulit lebih cokelat.
"Jika orang benar-benar ingin memiliki kulit lebih cokelat, cara paling aman melalui penggunaan krim tanning dalam bentuk semprot," pungkasnya.

Awas, Gangguan Seks Tanda Ada Penyakit Berbahaya

Awas, Gangguan Seks Tanda Ada Penyakit Berbahaya
Headline
blogspot.com

Awas! Kerap ejakulasi dini atau gairah seks tiba-tiba menghilang, bisa jadi Anda atau pasangan mengalami gangguan kesehatan.
Seperti dikutip dari Intimate Medechine, masalah atau gangguan seks bisa mengindikasikan seseorang mengidap penyakit serius.
Namun banyak pasangan yang enggan mengkonsultasikan masalah seks mereka pada dokter. Para dokter pun jarang menanyakan kehidupan seks pasiennya saat berobat. Padahal, gangguan seks bisa jadi penanda awal adanya penyakit berat dan jika tidak diantisipasi dari awal, bisa bertambah parah.
Saran Dr. Andrew McCullough, tanyakanlah beberapa masalah ringan seputar kehidupan seks Anda, meskipun bukan kepada dokter ginekolog atau ahli seks. Mungkin Anda merasa risih atau kurang nyaman mendiskusikannya, tapi tindakan ini bisa menyelamatkan Anda maupun pasangan dari penyakit berbahaya.
"Jika pria mengalami disfungsi ereksi, bisa jadi ada masalah yang lebih serius dengan kesehatannya, bukan hanya gangguan seks," ujar Andrew.
Para dokter di Kanada dan Belanda telah menganalisa sejumlah studi yang menjelaskan berapa besar jumlah pria yang punya masalah seks sebelum mereka menderita penyakit serius.
Hasilnya, problem dalam kehidupan seks ternyata erat kaitannya dengan gejala awal penyakit jantung, diabetes, depresi, Parkinson dan multiple sclerosis - suatu penyakit dengan syaraf-syaraf dari sistim syaraf pusat memburuk atau degenerasi.
Misalnya saja, disfungsi ereksi bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung dan biasanya kerap dialami pria usia matang. Sekitar 132 pria yang menderita penyakit jantung, sebagian besar dari mereka pernah mengalami disfungsi ereksi.
Ketidakmampuan pria untuk memulai dan mempertahankan ereksinya, juga bisa menjadi indikasi awal diabetes.
Sementara itu, dilansir WebMD, pria yang menderita diabates dan berusia di atas 50 tahun, kemungkinan akan punya masalah dengan ereksi hingga 50-60%. Sedangkan pria penderita diabates yang berusia di atas 70 tahun, 95 persen mengalami kesulitan ereksi.
"Gejala awal diabetes bisa jadi disfungsi ereksi. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar bisa dicegah dan disembuhkan lebih awal," tutur Dr. Jonathan Zenilman.
Tentang pengobatan awal yang bisa dilakukan untuk masalah diabetes dan disfungsi ereksi, Anda bisa simak dalam artikel kami sebelumnya, di sini.
Lalu bagaimana dengan gangguan seks yang dialami wanita? Kebanyakan kasus yang terjadi, wanita yang mengalami masalah seks umumnya juga menderita depresi.
Hampir 30 persen wanita hilang gairah seksualnya sebelum gejala depresi muncul. Gejala awal depresi biasanya sulit dideteksi bahkan oleh dokter sekalipun, namun bisa dilihat dari seberapa besar gairah seks. Jika dalam kurun waktu satu bulan seorang wanita selalu enggan berhubungan seks dengan suaminya, maka kemungkinan besar ia mengalami stres berat atau depresi.
Hilangnya gairah seks juga kemungkinan menjadi pertanda gejala penyakit lain yang lebih serius, diantaranya gangguan hormon, gagal ginjal, diabetes dan penyakit kronis lainnya. Untuk memastikannya, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter secara rutin.

Ingin Tahu Olahraga Bisa Cegah Kanker?

Ingin Tahu Olahraga Bisa Cegah Kanker?
Headline
yogaguruguide.com

Beragam cara dan trik banyak dilakukan oleh sebagian perempuan dalam upaya pencegahan penyakit kanker payudara, salah satunya dengan olahraga.

Beragam studi yang dilakukan para ilmuwan menyebutkan bahwa dengan olahraga teratur bisa mencegah berbagai penyakit, salah satunya kanker payudara.

Seperti dikutip dari National Institutes of Health, wanita yang aktif berolahraga jarang yang mengidap kanker ketimbang yang tidak berolahraga.

Sampai saat ini, para peneliti masih belum menemukan bagaimana sistem kerja tubuh seseorang yang suka berolahraga bisa mencegah datangnya kanker payudara, namun diduga hubungannya ada pada kombinasi aktifnya hormon, berat badan, kadar gula, keluarnya keringat hingga otot yang terlatih.

Seperti dikutip dari She Knows, berikut beberapa tipe olahraga yang dapat mencegah kanker payudara:

Jalan

Terdengar simpel namun jika dilakukan terlalu santai, semua akan percuma. Ada baiknya jika seseorang menggunakan pedometer sehingga bisa menentukan target yang harus dicapai tanpa buang-buang energi.

Bila Anda merasa sehat dan fit, maka tingkatkan intensitas berjalan dengan mempercepat langkah, seperti yang diungkapkan oleh Therese Iknoian, MS, penulis buku 'Fitness Walking'. Berjalan yang memacu kemampuan fisik lebih tinggi juga bisa dilakukan pada jalanan yang menanjak.

Latihan kombinasi

Kedua latihan di atas kurang menantang dan terkesan membosankan? Anda bisa melakukan latihan kombinasi di gym. Caranya dengan melakukan angkat beban ringan dengan latihan kardio intensitas rendah. Hal ini akan membakar lemak lebih cepat meskipun Anda telah menyelesaikan latihan.

Yoga

Aktivitas ini memadukan latihan fisik dengan meditasi, sehingga manfaatnya lebih kepada mengurangi tingkat stress. Jika Anda belum pernah melakukannya sebelumnya, temukanlah satu gaya yang Anda suka dan biasakan diri terlebih dahulu.

Gerakan hantha atau vinyasa bisa menjadi pemanasan sebelum beralih ke power yoga hingga Bikram
(hot yoga).

Kurang Minum Rawan Diabetes

Kurang Minum Rawan Diabetes

  
 
Paris: Budaya minum air putih dua liter sehari, nampaknya sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang masih enggan dan lebih memilih minuman berwarna di banding air putih. Padahal, sebuah riset menunjukkan, orang yang minum kurang dua liter rawan terkena diabetes.

Seperti dikutip foxnews, orang yang minum kurang dari setengah liter air putih dalam sehari, akan lebih berkembang diabetesnya dibanding mereka yang minum lebih dari dua liter air perhari. Para peneliti dari lembaga penelitian nasional Prancis INSERM, menemukan hubungan antara air dengan gula darah dalam tubuh. " Temuan menunjukkan korelasi antara asupan air dan gula darah". Kata peneliti senior, Bankir Lise, Rabu (25/10/11).

Menurut peneliti tersebut, sebuah hormon yang disebut vasopressin yang juga dikenal dengan hormon antidiuretik akan membantu retensi air dalam tubuh. Ketika badan mengalami dehidrasi, kadar vasopressin naik dan menyebabkan ginjal menghemat air. Tetapi peneliti juga menemukan bahwa vasopressin terlalu tinggi juga dapat meningkatkan gula darahnya.

Fakta ini didasarkan pada 3.615 orang dewasa Prancis yang berusia antara 30 dan 65 yang memiliki tingkat gula darah normal pada awal riset. Sekitar 19 persen mengatakan mereka minum kurang dari setengah liter (17 ons) air setiap hari, sedangkan sisanya minum sampai satu liter atau lebih. Hasilnya, setelah sembilan tahun, sebanyak 565 peserta alami perkembangan gula darah yang tidak normal, dan 202 orang gula darahnya berkembang secara normal.

Karenanya, "Perilaku sehat berhubungan dengan kebiasaan minum air lebih tinggi," saran para peneliti.

Hadoh! Cuci Pakaian Pakai Mesin, Kuman Meradang

Hadoh! Cuci Pakaian Pakai Mesin, Kuman Meradang
Headline
dailymail.co.uk

Mesin cuci merupakan sebuah peralatan rumah tangga yang diangap penting. Namun siapa sangka di balik kemudahan yang diberikan, mesin cuci menjadi sarang kuman dan bakteri berbahaya. Benarkah ?

Seperti dikutip Dailymail, Sebuah laporan dari Forum Peneliti Internasional mengingatkan masyarakat bahwa mencuci pakaian dengan temperatur rendah ternyata tidak cukup kuat membunuh penyebaran penyakit oleh serangga, apalagi jika digunakan untuk membunuh bakteri dan virus.

Professor Sally Bloomfield dari London School of Hygiene and Tropical Medicine melakukan kampanye untuk mendidik masyarakat menggunakan mesin cuci yang bersih dan sehat.

"Kita menginginkan pencuci pakaian, yang tidak hanya kelihatan bersih namun juga higienis," ujar Professor Bloomfield.

Keprihatinan Professor Bloomfield didukung oleh sebuah penelitian di Jerman, bahwa pakaian yang terkontaminasi oleh Staphylococcus aureus menyebabkan terjadinya infeksi kulit dan saluran kemih, seperti pneumonia.

Penyebaran bakteri E. Coli, Staphylococcus aureus dan Salmonella yang ada di mesin cuci dibawa oleh pakaian kotor yang kemudian menempel pada dinding mesin cuci. Sejumlah bakteri itu banyak ditemui pada pakaian dalam yang kotor.

"Mencuci pakaian dalam secara terpisah dengan air bersuhu tinggi merupakan langkah yang baik untuk menjauhkan penyakit, terlebih lagi jika anggota keluarga Anda sedang menderita penyakit atau infeksi."
"Beberapa virus penyakit yang dikeluarkan oleh penderita dapat menyebar dengan cepat dalam takaran dosis tertentu." tambah Dr Lisa Ackerley, seperti yang dilansir melalui Daily Mail.

Untuk mengatasi dan menghilangkan penyebaran bakteri, para peneliti menyarankan menggunakan mesin cuci dengan air bersuhu 60 derajat atau lebih dan dicampurkan dengan deterjen yang mengandung pemutih, demi memastikan semua bakteri, virus dan kotoran lainnya mati.

Para peneliti juga mengingatkan untuk tidak menggunakan sikat atau alat lainnya, karena bakteri Staphylococcus aureus dan E. Coli justru akan berpindah dari pakaian Anda ke peralatan rumah tangga yang lain.

Tak hanya itu, Anda juga disarankan untuk memisahkan pakaian bayi Anda dari pakaian lainnya, mengingat bayi masih memiliki sistem kekebelan tubuh yang rendah dan rentan terkena bakteri dan jamur.