Pages

Faktor Pemicu Infertilitas pada Wanita

Faktor Pemicu Infertilitas pada Wanita

Desliana Carolina / Kompas.com
  
 
New York: Kesuburan merupakan isu sensitif bagi banyak wanita, terutama bagi mereka yang memiliki masalah dalam reproduksi. Karena itu, penting bagi wanita untuk mengetahui apa yang memicu infertilitas.

Geoffrey, pendiri Institut Kedokteran dan Reproduksi Sher, seperti dilansir Oprah.com, mengungkapkan lima hal yang paling sering memicu infertilitas pada wanita.

1. Rusaknya atau tertutupnya tuba fallopi.
Rusaknya atau tertutupnya tuba fallopi akan menghambat sel telur untuk bertemu dengan sperma. Salah satu penyebabnya adalah penyakit menular seksual, seperti klamidia dan gonore.

2. Endometriosis.
Endometriosis adalah suatu kondisi ketika dinding rahim tumbuh di luar rahim, yang menyebabkan jaringan parut nyeri dan perdarahan berat, juga dapat merusak tuba falopi dan ovarium. Munculnya sejumlah minimal endometriosis pada panggul diyakini dapat memengaruhi kesuburan, dengan melepaskan zat beracun yang akan mengurangi potensi pembuahan sel telur.

3. Kerusakan pada ovarium.
Ovarium yang rusak juga dapat menyebabkan infertilitas. Penyakit seperti radang panggul atau endometriosis bisa membuat ovarium berada dalam posisi yang abnormal dan akan mengganggu proses produksi sel telur selama ovulasi.

4. Ovulasi yang tidak normal.
Ovulasi abnormal atau tidak normal juga merupakan penyebab umum ketidaksuburan wanita. Beberapa wanita bahkan tidak mengalami ovulasi sama sekali. Sementara itu, yang lainnya berovulasi terlalu dini atau terlalu terlambat dalam siklus mereka, dan ini sangat memengaruhi proses pembuahan.

5. Ukuran rahim yang tidak normal.
Kelainan dalam ukuran dan bentuk rahim juga dapat menyebabkan masalah ketidaksuburan. Kadang-kadang wanita dilahirkan dengan rahim berbentuk tidak normal akibat asupan obat tertentu saat ibu mereka hamil. Sebuah contoh klasik dari gangguan ini adalah rahim yang merupakan bentuk "T", yang merupakan ukuran rahim dan rongga rahim yang secara signifikan lebih kecil dari ukuran rahim normal.(Medicmagic/SHA)

6 Posisi Seks yang Nyaman untuk Wanita

6 Posisi Seks yang Nyaman untuk Wanita
Felicitas Harmandini / Kompas.com
Posisi wanita di atas memudahkan stimulasi G-Spot.


Anda ingin menikmati sesi bercinta sebanyak pria? Jangan ragu untuk menunjukkan posisi yang menyenangkan dan nyaman untuk Anda. Karena ada posisi ML tertentu yang pasti akan Anda nikmati, dan tentunya untuk si dia juga. Coba lah salah satu, atau semuanya, malam ini juga!
1. Woman on top
Pada dasarnya, posisi yang nyaman untuk wanita adalah yang memungkinkan kita untuk memegang kendali. Woman on top, misalnya, memberikan kita perasaan enerjik dan playful. Saat kita memegang kontrol, kita bisa memutuskan apakah akan mendapatkan orgasme melalui stimulasi klitoris atau G-Spot. Kedua tipe orgasme ini memang dapat diperoleh melalui posisi ini. Untuk mendapatkan orgasme klitoral, Anda dapat mencondongkan tubuh Anda ke depan sambil melengkungkan punggung, dan menjaga selangkangan tetap di dasar penis. Agar benar-benar menyentuh titik sensitif dan meningkatkan sensitivitasnya, gerakkan tubuh Anda ke samping, bukan ke atas dan ke bawah. Sedangkan untuk memaksimalkan stimulasi G-Spot, rebahkan sedikit tubuh Anda ke belakang sambil bertumpu pada kedua tangan.
2. Duduk
Berdasarkan mood, kadang-kadang kita juga ingin melakukan quick sex ketimbang marathon sex yang membutuhkan waktu lama. Keuntungan melakukan intercourse dalam posisi seperti ini adalah, Anda dapat memperoleh kenikmatan dengan cepat melalui stimulasi G-Spot. Selain itu, posisi yang sebenarnya konvensional ini bisa memberikan Anda kejutan-kejutan spontan. Misalnya, Anda tidak harus bercinta di atas tempat tidur melulu, tetapi juga di atas sofa di ruang tamu. Kelemahannya, kepala penis yang menggosok bagian dalam vagina dengan angle tertentu akan menyebabkan pasangan sulit mengontrol orgasme, sehingga seringkali akan mengalami ejakulasi dini.
3. Missionary
Posisi ini adalah yang paling konvensional, dan nyaman bagi pria maupun wanita. Selain itu juga memberikan perasaan yang begitu dekat dengan pasangan, karena dalam posisi berhadapan kita jadi lebih mudah menyentuh, menatap, mencium, apa pun yang Anda inginkan. Hanya karena posisi missionary ini tergolong biasa, tidak berarti kita tidak dapat membuatnya istimewa. Gerakan dan goyangan tubuh Anda maupun si dia adalah kuncinya. Lakukan gerakan memutar dengan pinggul Anda, karena setiap angle dapat memberikan kenikmatan yang berbeda.
4. CAT position
Posisi CAT (Coital Alignment Technique) memungkinkan si dia untuk menstimulasi klitoris Anda selama intercourse, membuat kemungkinan untuk mencapai orgasme meningkat hingga 50 persen. Kesempatan untuk mendapatkan orgasme bersama-sama juga lebih besar. Untuk mendapatkan posisi ini pria perlu merebahkan dirinya di atas tubuh Anda, namun maju sekitar 5-10 cm dari posisi missionary. Rapatkan lurus kedua kaki Anda, sedangkan kedua kaki pasangan ditempatkan di kiri-kanan kaki Anda. Dengan demikian, penis akan langsung menyentuh klitoris. Yang harus Anda lakukan adalah menaik-turunkan panggul. Proses stimulasi ini memang harus dibangun perlahan-lahan, namun hasilnya adalah orgasme klitoral yang sangat intens untuk Anda.
5. Doggy style
Boleh dibilang, inilah posisi favorit para pria. Menyentuh G-Spot dari berbagai angle memungkinkan stimulasi penuh pada penis, begitu pula jika dilakukan dari belakang seperti doggy style. Posisi seperti ini juga memberi kesan liar, sehingga akan menggairahkan pria dan wanita. Agar Anda mudah menikmati posisi ini, pastikan Anda sudah melakukan foreplay yang cukup. Untuk menambah sensasi, bimbing tangan si dia untuk menstimulasi klitoris.
6. Posisi menyamping (side-by-side)
Posisi seperti ini akan menguntungkan bagi pria yang cenderung mengalami ejakulasi dini. Dengan menyamping, ruang gerak akan terbatas, sehingga sesi bercinta pun akan lebih lama dan menyenangkan. Peran Anda di sini adalah menggerakkan panggul Anda terus-menerus, agar sensasi semakin meningkat. Pasangan pun akan terus ereksi. Seperti pada missionary, posisi menyamping berhadapan ini juga membuat Anda bisa saling membelai, menatap, dan memuji pasangan.

Sumber: ivillage

Uang atau Kebahagiaan?

Uang atau Kebahagiaan?  

Desliana Carolina
  
 
Ithaca: Pepatah yang mengatakan bahwa uang tidak dapat membeli kebahagiaan, mungkin tidak selamanya benar. Pasalnya, sebagian besar orang lebih mencintai uang ketimbang menikmati kebahagiaan bersama keluarga. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Universitas Cornell, Ithaca, New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

Penelitian melibatkan 2.500 orang. Seluruh partisipan diminta untuk mengisi kuesioner. Ditemukan, sebagian besar dari partisipan memilih untuk bekerja dan hanya dapat tidur selama 7,5 jam dengan penghasilan 90 ribu Poundsterling. Ketika ditanya apa yang membuat mereka memilih uang ketimbang waktu, mereka berdalih bahwa uang dapat membuat keluarga mereka sejahtera dan bahagia.

Beberapa dari mereka menjawab bahwa uang dapat membuat mereka menikmati status sosial lebih tinggi, yang memungkinkan akan menikmati sensasi berkuasa. "Penelitian kami menunjukkan bahwa jika pemerintah memilih untuk merancang kebijakan untuk memaksimalkan kebahagiaan diukur dalam survei mereka, mereka mungkin menerapkan kebijakan-kebijakan yang orang tidak inginkan untuk diri mereka sendiri," kata pimpinan penelitian, Alex Rees-Jones.

Uang memang bukan segalanya. Tetapi uang dapat menjadi faktor dari berbagai kebahagiaan. Bagaimana dengan Anda?
 
(Medindia/SHA)

Agar Si Dia Lebih Lama dalam Bercinta

Agar Si Dia Lebih Lama dalam Bercinta

Orgasme bisa dilatih dengan melakukan latihan otot bagian intim.

Menurut survey yang dilakukan majalah Men's Health, rata-rata lama waktu yang dibutuhkan pria saat bercinta sekitar lima hingga 10 menit. Cukup singkat memang, padahal perempuan seringkali butuh waktu lebih lama untuk orgasme.

Komunikasi dengan pasangan agar hubungan seks lebih berkualitas menjadi kuncinya. Coba, bantu pasangan Anda dengan beberapa cara berikut agar lebih tahan lama saat bercinta.

Kontrol ejakulasi
Ejakulasi terlalu dini sangat bisa dihindari. Pria bisa menarik penis saat sudah merasa akan ejakulasi. Cara ini bisa mengurangi aliran darah ke penis dan membantu pria untuk menunda ejakulasi.

Latihan dari masturbasi
Saat masturbasi, pria bisa melatih kemampuannya untuk bercinta lebih lama. Ketika masturbasi, tahan sekitar 10 menit sebelum ejakulasi. Waktu ini bisa ditambah dengan latihan. Cara ini bisa menyesuaikan pria saat bercinta, artinya waktu ejakulasi bisa ditunda beberapa menit.

Foreplay lebih lama
Jangan terlalu terburu-buru penetrasi. Memperlama waktu foreplay bisa membantu pria untuk tahan lebih lama saat berhubungan seks.

Lakukan senam kegel
Pria pun bisa melatih kemampuan seksnya dengan senam kegel. Kegel bisa membantu pria mengontrol otot-otot  yang berfungsi mengatur ejakulasi. Latihan kegel bisa dilakukan dengan cara seperti sedang menahan buang air kecil.

Kontrol penetrasi
Kontrol gerakan penetrasi. Hubungan seks akan singkat jika penis dimasukkan terus-menerus, berulang-ulang, dan dengan kekuatan penuh. Kontrol penetrasi dengan gerakan lebih lambat sepanjang berhubungan seks.

Variasi posisi
Ganti posisi lebih sering saat berhubungan seks, bisa membuat durasi lebih lama. Posisi tertentu bisa membuat pasangan menikmati seks, namun juga membantu pria untuk tahan lebih lama. Contohnya, posisi woman on top.
Lebih sering bercinta
Melakukan hubungan seks lebih sering bisa memberikan kesempatan pada pria untuk mengenali kemampuan tubuhnya. Jarak hubungan seks yang terlalu lama, membuat pria tak mampu menahan ejakulasi.

Sumber: Kompas.com / LiveStrong

"Sex Toys" Bikin Anda Lebih Liar di Ranjang?

"Sex Toys" Bikin Anda Lebih Liar di Ranjang?
Felicitas Harmandini | Dini | Kompas.com

Mereka yang suka melibatkan sex toys saat bercinta cenderung lebih adventurous atau lebih liar di ranjang.
Gaya missionary selalu dibilang sebagai gaya yang membosankan, karena kita sudah melakukannya sejak pertama kali berhubungan seks dengan pasangan. Namun, survei yang dilakukan sebuah perusahaan alat peraga seks, Adam & Eve, menunjukkan bahwa inilah gaya yang paling disukai orang Amerika.
Jajak pendapat secara online yang melibatkan 1.000 orang Amerika ini memaparkan fakta: 32 persen peserta polling memilih missionary sebagai posisi favorit mereka; 23 persen memilih doggy style, dan 22 persen memilih gaya cowgirl (woman on top). Kemudian, hanya 7 persen yang memilih posisi 69, 6 persen memilih gaya spooning (menyamping), dan 4 persen menyukai gaya reverse cowgirl (gaya woman on top namun si perempuan menghadap arah sebaliknya).
Namun, jajak pendapat melalui penggemar Adam & Eve di Facebook menunjukkan hasil yang berbeda. Lebih dari separuh peserta jajak pendapat ternyata memilih doggy style (53 persen), diikuti oleh woman on top (29 persen). Sedangkan gaya missionary dan reverse cowgirl ternyata hanya diminati 6 persen peserta voting.
Survei melalui situs Adam & Eve juga mengungkapkan fakta lain. Jika Anda sering menggunakan alat peraga seks, kemungkinan besar Anda juga penyuka doggy style. Perusahaan adult toys ini menyimpulkan, mereka yang suka melibatkan sex toys saat bercinta cenderung lebih adventurous atau lebih liar di ranjang ketimbang mereka yang tidak menggunakannya. Sedangkan mereka yang tidak gemar bereksperimen dengan alat peraga itulah yang kemudian memilih gaya yang "biasa-biasa saja", dalam hal ini missionary

Sumber: Your Tango

Tips di Ranjang bagi Ibu Super Sibuk

Tips di Ranjang bagi Ibu Super Sibuk

Azwin Nugraha/ Liputan6.com
 
Anda salah satu ibu yang super sibuk? Sebuah penelitian di Amerika Serikat baru-baru ini menyatakan, kebanyakan wanita yang sudah berkeluarga disibukkan oleh pekerjaan berat seperti mencuci, membersihkan rumah, dan mengurus anak. Ini berpengaruh dengan kehidupan seks mereka. Responden mengaku lebih baik membaca buku atau beristirahat, ketimbang berperang di ranjang.

Peneliti menyebut tipe ibu yang seperti ini tak sehat. Sebab, ibu yang baik tentunya dapat mengurus keluarga dan melayani suami dengan seimbang. Lantas, bagaimana dengan kesibukan rumah tangga dan lelah setelah membereskan semuanya?

Tiga tips berikut boleh jadi Anda jajal demi kelanggengan keluarga:

1. Sisakan Energi

Tak dapat dipungkiri, bercinta memang membutuhkan energi. Energi ini tentu sudah Anda gunakan untuk mengurus si kecil, melakukan pekerjaan di kantor, atau kepentingan lainnya. Sisakan energi Anda sedikit. Sebab, energi yang Anda keluarkan usai bergulat dengan "Mister P" tak sia-sia. Bukan cuma membakar kalori, seks pun dapat menghilangkan stres dan membangun hubungan yang kuat antara Anda dan pasangan.

2. Jadwalkan Rutinitas di Atas Ranjang

Sebagai seorang ibu yang super sibuk, tentunya Anda dapat merencanakan segala hal. Cobalah menjadwalkan rutinitas di atas ranjang bersama pasangan. Jika Anda sudah membulatkan kalender, mulailah dengan kejutan kecil seperti mengenakan lingerie saat menyambut suami pulang dari kantor.

3. Coba Sesuatu yang Baru

Apakah Anda bosan bermain dengan konsep kamar tidur? Cobalah sesuatu yang baru dengan mengganti suasana atau lokasi bercinta. Bisa dapur atau teras. Semua terserah Anda. Ingat pepatah lama: "Jika kalian terus mencoba dengan hal yang sama, tentu hasil yang didapat akan tetap sama".(Yourtango/ULF)

4 Penyebab Utama Perut Buncit

4 Penyebab Utama Perut Buncit

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan TV sambil ngemil akan dengan cepat menumpuk 10 persen lemak di perut.

Sudah setia dengan makanan-makanan yang dapat membuat pinggang ramping, tetapi perut masih saja buncit. Apa iya, lemak di perut begitu susahnya untuk dibuang?

Jangan langsung menyalahkan lemak di perut karena ternyata ada kesalahan-kesalahan umum yang sering dilupakan orang ketika menjalankan program diet. Kesalahan apa sajakah itu?

Pulang kerja, langsung "parkir" di depan televisi.
Mari kita ingat bersama. Saat sampai di rumah, kita langsung mengambil makanan atau camilan dan menghabiskannya di depan televisi. Tanpa sadar, porsi makan malam yang seharusnya sedikit menjadi hampir sama dengan porsi makan siang.

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Oulu menyebutkan, orang yang melakukan kebiasaan itu akan dengan cepat menumpuk 10 persen lemak di perut. Bahkan 10 persen lemak yang bertambah itu ditumpuk hanya dalam jangka waktu 2 jam. Pada orang yang tidak menghabiskan makanan di depan televisi pada malam hari atau yang melakukan olahraga ringan saat iklan televisi tengah berlangsung, mereka berhasil melunturkan lemak perut.

Tak bisa lepas dari olahan tepung terigu.
Bagi yang selalu sarapan dengan roti, mungkin Anda akan sedikit sulit jika harus menggantinya dengan menu sarapan lain. Sebenarnya yang perlu kita ubah hanyalah mengganti roti dari tepung terigu menjadi roti dari gandum utuh. Dengan perubahan bahan baku ini, kita bisa mengurangi 85 gram lemak perut setiap harinya.

Penelitian juga membuktikan, orang yang mengonsumsi olahan gandum lebih sering akan dengan mudah memotong total kalori yang masuk ke dalam tubuhnya. Penelitian ini diumumkan di American Journal of Clinical Nutrition.

Terlalu lama tenggelam dalam stres.
Rasa panik, cemas, takut, atau stres akan menaikkan hormon kortisol. Hormon ini akan memberikan efek domino yang negatif pada tubuh karena kita akan jadi mudah sekali lapar dan metabolisme tubuh bekerja lebih lambat. Alhasil, perut semakin buncit dan lingkar pinggang pun melebar.

Ayo buang stres. Caranya, duduk dengan tenang, tutup kedua mata, dan tarik napas dalam-dalam secara perlahan. Setelah itu, embuskan napas dari mulut kita dalam 8 hitungan. Terus lakukan sampai kita merasa rileks.

"Ngemil" tengah malam.
Saat kita mengalami kesulitan tidur atau terpaksa bergadang, rasa lapar biasanya akan datang menghampiri ketika jam sudah menunjukkan lewat tengah malam. Kita pun melangkahkan kaki ke dapur dan membuka lemari makanan atau kulkas. Tanpa pikir panjang, kita membiarkan tangan memilih makanan seperti cokelat, keripik, atau bahkan mi instan. Jika ini yang terjadi, ya jangan heran jika perut kesulitan untuk tanpa timbunan lemak.

Sebenarnya, kita boleh saja menikmati camilan pada malam hari. Hanya, kita harus memilih makanan yang "aman" bagi perut dan lingkar pinggang. Misalnya kacang almon, susu rendah lemak, atau yoghurt rendah lemak. Camilan-camilan ini akan membuat perut kita kenyang lebih lama dan perut jauh dari tumpukan lemak.

Akan tetapi perlu juga diingat, sebaiknya 2 jam sebelum tidur, kita harus berhenti mengunyah. Setelah itu, matikan lampu dan tutuplah mata. "Tidur dan bangunlah pada pagi hari dengan lebih bersemangat," saran Janis Jibrin RD, pakar nutrisi yang juga penulis buku The Supermarket Diet.

Lakukan sedikit perubahan dan mulai rasakan bagaimana tiba-tiba perubahan itu membuang tumpukan lemak pada perut kita.
(Prevention Indonesia Online/Siagian Priska)

Wanita Menikah Muda Rawan Alami Gangguan Mental

Wanita Menikah Muda Rawan Alami Gangguan Mental

Melly Febrida / Liputan6.com
  
 
Washington DC: Pernikahan di usia muda rawan dengan perceraian. Namun sebuah studi baru menemukan pernikahan di usia muda bisa berisiko tinggi mengalami penyakit mental.

Hampir satu dari 10 wanita di Amerika Serikat (AS) menikah sebelum usia 18 tahun. Namun para penulis dalam penelitian ini tidak membuktikan dengan jelas bahwa "pernikahan anak-anak" menyebabkan meningkatnya risiko masalah mental. Penelitian ini dipublikasikan dalam edisi September jurnal Pediatrics.

Bagi penulis peneliti, temuan ini cukup untuk meminta mengakhiri perkawinan anak-anak di Amerika Serikat.

"Remaja yang siap menikah harus menunda pernikahan sampai dewasa," kata Dr Yann Le Strat, seorang psikiater di Rumah Sakit Louis-Mourier Paris di Colombes, Prancis, dan seorang ilmuwan asisten di Pusat Kecanduan dan Kesehatan Mental di Toronto, Jumat (2/9).

Para penulis penelitian menganalisis hasil survei nasional 2001-02 yang dirancang untuk memahami alkoholisme dan kondisi lainnya. Sebanyak 24.575 perempuan ambil bagian; para peneliti berfokus pada 18.645 orang yang menikah atau telah menikah.

Le Strat menjelaskan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana perkawinan anak-anak mempengaruhi kesehatan mental pada wanita. Para peneliti tidak melihat bagaimana hal itu bisa mempengaruhi laki-laki.

"Studi di India dan Afrika telah menunjukkan bahwa pernikahan anak diketahui terkait dengan risiko tinggi penularan HIV, kehamilan yang tidak diinginkan (dan) kematian dari melahirkan," kata Le Strat. "Namun yang mengejutkan, dampak dari perkawinan anak-anak terhadap kesehatan mental tidak pernah dipelajari".

Dari hampir 19.000 perempuan dalam studi Amerika Serikat, hampir 9 persen telah menikah sebelum usia 18. Mereka kebanyakan dari kulit hitam atau American Indian / Alaska Native, dengan kondisi lebih miskin dan kurang berpendidikan dibanding wanita yang menikah usia yang matang.

Studi ini menemukan bahwa risiko gangguan mental lebih tinggi pada wanita menikah saat anak-anak. Setelah disesuaikan untuk faktor lain, para peneliti menemukan bahwa gangguan kepribadian antisosial adalah gangguan yang paling umum.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang menikah saat anak-anak banyak yang menderita gangguan mental sepanjang hidup mereka, dibandingkan mereka yang menikah sesudah dewasa- 53 vs 49 persen.

Tidak jelas mengapa wanita dalam penelitian ini memilih untuk menikah sebelum usia dewasa, tetapi kehamilan tampaknya telah memainkan peran. Hampir setengah dari perempuan yang menikah saat anak-anak karena hamil sebelum dewasa, dibandingkan dengan hanya 3 persen dari mereka yang menikah saat dewasa.

Secara khusus, gangguan depresi mayor dan ketergantungan nikotin adalah gangguan yang paling umum di antara mereka yang menikah saat anak-anak. Tidak ada perbedaan besar dalam hal alkohol dan penyalahgunaan narkoba ilegal, meskipun wanita yang menikah saat anak-anak lebih mungkin untuk merokok.

Namun demikian, sulit, dan mungkin mustahil, untuk mengetahui secara pasti apakah di balik tingginya penyakit mental dengan perkawinan anak-anak, karena faktor-faktor lain bisa ikut andil.

"Apa yang kita miliki di sini adalah hanya bukti tidak langsung bahwa pernikahan anak mungkin memiliki efek negatif pada kesehatan mental," tegas Le Strat.

Satu fakta jelas, kata Linda J. Waite, seorang profesor sosiologi di Universitas Chicago yang mempelajari pernikahan. Baik pria maupun wanita yang menikah muda lebih mungkin dibandingkan orang lain untuk bercerai. Tingkat perceraian lebih tinggi hanya menghilang ketika orang mencapai pertengahan 20-an, ia mencatat.

Mengapa pernikahan di usia muda jauh lebih rapuh? "Salah satu argumen adalah bahwa kadar testosteron pada pria muda yang terlalu tinggi," kata Waite, "Dan mereka berkaitan dengan segala macam perilaku yang membuat suami menjadi orang jahat -. perselingkuhan, pelecehan, kesulitan bergaul dengan orang".

Argumen lain adalah bahwa orang muda masih menyortir hal-hal yang keluar dan mencari tahu siapa mereka. Jika Anda menikah cukup muda, Anda tidak tahu dengan siapa Anda menikah dan setiap orang mungkin akan berubah".(USAToday/MEL)

Hal - hal tercantik DiDunia

 1. Kota tercantik didunia : Vancover, Kanada
 2. Anak Tercantik didunia : Fatima dari Marocco
 3. Air terjun tercantik didunia : Air Terjun Niagara
 4. Kuda Tercantik Didunia.
5. Rumah tercantik didunia : Situated in Barcelona , Spain Pemiliknya pemain sepak bola terkenal, Ronaldhino
 6. Taman tercantik didunia.
 7. Mata tercantik didunia dari Afganistan
8. Jembatan tercantik didunia dari Jepang.

Facebook Jadi Sarana Baru Menggaet Pasangan

Facebook Jadi Sarana Baru Menggaet Pasangan

ilustrasi
 
Keistimewaan Facebook dalam memudahkan sosialiasi, menampilkan foto, hingga menyajikan berbagai informasi tentang diri membuat jejaring sosial ini dicintai oleh orang-orang yang ingin eksis dan suka tampil narsis.
Berbagai kelebihan Facebook (FB) itu ternyata membawa konsekuensi pada cara orang menarik perhatian lawan jenisnya. Malahan, karena tidak perlu bertatap muka secara langsung, FB kini menjadi tempat yang nyaman untuk saling menarik perhatian lawan jenis.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh majalah pria Mens Health di Amerika, terungkap fakta-fakta mengejutkan seputar pengaruh jejaring sosial itu pada pola hubungan. Survei dilakukan terhadap 1.377 pria dan 1.540 wanita.
Sekitar 70 persen responden menjawab, mereka memakai Facebook untuk menggoda orang lain. Akibatnya, sebanyak 59 persen pengguna Facebook, mayoritas wanita, mengakui mereka merasa cemburu dengan interaksi pasangannya di Facebook, terutama interaksi dengan lawan jenis.
Dalam survei itu juga terungkap beberapa modus terjadinya perselingkuhan, seperti diawali saling mengirim komentar pada foto atau status, kemudian berlanjut dengan mengobrol (chatting), membuat janji pertemuan, dan sebagainya.
Mungkin karena ingin menggaet pasangan, sekitar 24 persen responden menjawab mereka tidak menyatakan dengan jujur status hubungan mereka. Kebanyakan menjawab masih lajang (single). Bahkan, sebanyak 27 persen tidak menyebutkan status hubungan mereka.
Sekitar 29 persen responden mengakui foto yang mereka tunjukkan atau ungkapan pikiran di dinding (wall) laman FB mereka memicu pertengkaran dengan pasangannya. Oleh karena itu, 11 persen responden menjawab mereka membuat batasan khusus sehingga pasangan mereka tidak bisa melihat berbagai aktivitas yang dilakukan (menulis status, komentar, atau mengunggah foto).
Bila pada awalnya FB ditujukan untuk mempertemukan penggunanya dengan teman-teman lama atau teman yang pernah dikenal secara fisik, kini FB lebih banyak dipakai untuk mencari kenalan. Sekitar 23 persen responden menyatakan mereka mengirimkan permintaan pertemanan pada orang-orang yang mereka anggap menarik.
Upaya menarik minat lawan jenis juga dilakukan dengan pemasangan foto yang menarik. Sekitar 11 persen responden wanita mengaku mereka sengaja memasang foto yang provokatif untuk menarik perhatian pria.
Kemudahan akses informasi pada jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg ini juga membuat 85 persen responden sering tergoda untuk melihat laman FB milik mantan kekasih. Sebanyak 17 persen responden menjawab, setidaknya seminggu sekali mereka mengecek laman FB mantannya.
Sekitar 32 persen responden wanita secara blak-blakan mengakui mereka mencoba berhubungan kembali dengan mantannya melalui FB dan 16 persen dari mereka sebenarnya sudah berstatus sedang menjalin hubungan dengan orang lain.
Bagaimana dengan responden pria? Tak jauh berbeda. Sebanyak 36 persen dari mereka juga mencoba kembali dengan mantannya, dan 1 dari 5 pria ini sudah berpasangan dengan orang lain.
Sumber : Mens Health

Kekurangan Vitamin D Picu Kanker Usus?

Kekurangan Vitamin D Picu Kanker Usus?

Bramirus Mikail | Lusia Kus Anna | Jumat, 2 September 2011 | 11:22 WIB

Ilustrasi usus
 
Kanker kolorektal atau kanker yang menyerang usus besar dan rektum sebagaimana sifat kanker lainnya memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat, dapat menyusup atau mengakar (infiltrasi) ke jaringan lain serta merusaknya.
Meski belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun sebuah analisis terbaru menunjukkan pola makan tertentu bisa menurunkan risikonya kanker ini. Penelitian menunjukkan  pola makan tinggi vitamin D bisa menurunkan risiko kanker kolorektal. Temuan ini dilaporkan dalam Journal of Clinical Oncology.
Dalam 18 studi yang melibatkan lebih dari 10.000 orang, diketahui bahwa mereka yang mendapatkan asupan vitamin D lebih tinggi, risikonya terkena kanker kolorektal 33 persen lebih rendah dibandingkan kelompok yang sedikit mendapatkan asupan vitamin D. Sementara itu, kelompok yang mendapatkan asupan tertinggi vitamin D melalui suplemen dan makanan memiliki risiko 12 persen lebih rendah terkena kanker usus.
Namun, Dr. Huanlong Qin dan rekan dari The Sixth People Hospital dan Shanghai Jiao Tong University, Shanghai, mengatakan, temuan ini belum sepenuhnya benar, karena studi yang menganalisis hubungan antara vitamin D dengan kanker usus belum banyak. "Perlu studi tambahan untuk mendapatkan  pemahaman dan perkiraan yang lebih tepat tentang peran vitamin D dalam karsinogenesis kanker kolorektal," katanya.
Vitamin D sebelumnya telah dikaitkan dengan perlindungan dari berbagai macam kanker, penyakit jantung, diabetes dan asma. Menurut Qin, bagaimana cara vitamin D memberikan efek menguntungkan masih kurang dipahami. Namun, beberapa bukti menunjukkan, untuk mendapatkan manfaat tersebut orang mungkin membutuhkan lebih banyak asupan vitamin D.
Ia menambahkan, walaupun secara mekanisme biologis cukup masuk akal ada hubungan antara kekurangan vitamin D dengan peningkatan risiko kanker usus, tetapi hal tersebut masih harus diteliti lebih lanjut lagi.
Sumber : reuters

Mengapa Rokok Bisa Picu Kanker Payudara

Mengapa Rokok Bisa Picu Kanker Payudara

 
Hampir semua orang tahu merokok mempunyai dampak buruk bagi kesehatan, dan merupakan salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit. Studi terbaru bahkan menunjukkan, merokok dapat meningkatkan kadar hormon seks pada wanita pasca mengalami menopause.
Seperti diketahui, tingginya tingkat hormon estrogen dan androgen sangat berpengaruh terhadap risiko munculnya kanker payudara dan endometrium, serta diabetes tipe 2.
Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel darah dari 2.030 wanita menopause berusia 55-81 tahun. Peneliti menemukan bahwa wanita perokok cenderung memiliki tingkat sirkulasi hormon androgen dan estrogen yang lebih tinggi dibandingkan mantan perokok dan mereka yang tidak pernah merokok.
Temuan ini menurut peneliti rencananya akan diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism pada bulan Oktober tahun ini.
"Peningkatan kadar hormon seks pada mereka yang merokok menunjukkan bahwa, asap rokok selain mempunyai efek langsung beracun dan karsinogenik, juga dapat mempengaruhi risiko penyakit kronis melalui mekanisme hormonal," kata Judith Brand, dari University Medical Center Utrecht di Belanda.
"Kabar baiknya adalah  efek dari merokok tampaknya reversibel. Kadar hormon seks pada wanita akan segera menurun jika mereka berhenti merokok," tambahnya.
Brand menuturkan, dengan segera berhenti merokok maka kita akan memperoleh sejumlah manfaat kesehatan seperti misalnya, mengurangi risiko kanker, gangguan pernafasan dan penyakit jantung.
Sumber :healthdaynews

Inilah Cara Hidupkan Gairah Seks

Inilah Cara Hidupkan Gairah Seks
Headline
sexsolution

Gairah seks memang suka naik-turun. Banyak cara untuk menghidupkan gairah seks Anda dengan pasangan. Ada beberapa faktor untuk meningkatkan gairah seks. Bagaimana caranya?

Mengutip dari berita dari beritajatim.com ada beberapa gaya hidup yang dapat membangkitkan gairah seks Anda:

Rajin berolahraga
Kebugaran fisik dapat meningkatkan aliran darah, secara teori dapat membuat seks lebih menyenangkan karena gairah seksual bagi pria dan wanita melibatkan peningkatan aliran darah ke daerah genital.

Latihan meningkatkan endorfin, yang mengangkat suasana hati Anda, dan dapat meningkatkan energi Anda. Belum lagi bahwa menjadi kencang membuat sebagian orang merasa lebih seksi.

Konsumsi makanan sehat
Akibat lemak tak jenuh, arteri tersumbat dan tidak membawa darah ke area genital sehingga ada hubungan antara penyakit jantung dan disfungsi ereksi. Kelebihan berat badan atau bahkan obesitas dapat menggeser keseimbangan antara estrogen dan testosteron.
Testosteron yang rendah dapat menurunkan gairah seks Anda. Nutrisi penting juga, sebagai contoh, kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan libido rendah. Sebagai antisipasi, maka konsumsilah brokoli.

Atasi Stres
Menurut Irwin Goldstein, MD, direktur Sexual Medicine San Diego dan editor kepala dari The Journal of Sexual Medicine, Orang yang terlalu banyak bekerja dan stress, kehidupan seks mereka menjadi lebih buruk.
Jadi, tidak ada salahnya berlibur dengan pasangan anda dan jalin komunikasi romantis.



[inilah.com]

Tips Agar Suara Bebas dari Masalah

Tips Agar Suara Bebas dari Masalah

Vera Farah Bararah - detik

img
(Foto: thinkstok)



Suara yang dimiliki seseorang adalah sesuatu yang unik, sama seperti halnya sidik jari. Untuk itu suara harus dijaga agar tetap sehat dan terbebas dari segala masalah.

Beberapa pekerjaan seperti penyanyi, guru, dokter, perawat, pengacara, orang yang berjualan atau pembicara memiliki tuntutan yang besar pada suaranya. Tapi hal-hal tertentu bisa membuat seseorang rentan mengalami masalah pada suaranya.

Misalnya virus flu, batuk dan pilek bisa menyebabkan terjadinya laringitis yang membuat suara menjadi serak atau abnormal. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa membantu menjaga suara tetap sehat, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (2/9/2011) yaitu:

1. Mengonsumsi air yang cukup, karena menjaga tubuh tetap terhidrasi akan membuat tenggorokan juga terhidrasi sehingga mencegah terjadinya kekeringan yang memicu iritasi.

2. Bernapas dengan benar, bernapas dari diafragma bisa membantu melindungi suara. Jika seseorang berbicara atau bernyanyi tanpa dukungan napas yang benar maka ia meletakkan beban yang besar pada suara.

3. Jangan berlebihan menggunakan suara, usahakan untuk menghindari kebiasaan berteriak, menjerit atau bersorak. Peningkatan volume suara yang signifikan bisa menyebabkan kerugian pada suara, jika tenggorokan sudah terasa kering, lelah atau suara serak, maka berhentilah berbicara.

4. Melakukan pemanasan terlebih dahulu jika akan banyak berbicara, kebanyakan orang tahu hanya penyanyi yang melakukan pemanasan padahal pengajar atau orang yang berpidato juga butuh pemanasan. Cobalah bersuara dari nada rendah ke tinggi pada suara vokal yang berbeda.

5. Pastikan mendapatkan nutrisi yang tepat, jika akan banyak menggunakan suara maka hindari makanan asin, manis dan pedas, serta hindari alkohol dan kafein karena membuat tubuh memerlukan banyak air untuk memetabolismenya.

6. Jangan merokok, karena rokok bisa menghalangi kemampuan bernapas yang benar dan bisa mengiritasi tenggorokan.

7. Hindari penggunaan obat kumur karena mengandung alkohol dan bahan kimia lain yang bisa mengiritasi tenggorokan. Jika memang harus berkumur, cobalah mengganti dengan larutan garam ketimbang obat kumur.

8. Hindari batuk terlalu keras karena bisa merusak jaringan halus pada lipatan suara. Selain itu berdehem terlalu sering juga menimbulkan gesekan antara udara dan selaput lendir di saluran napas yang meningkatkan dan menyebabkan pembengkakan serta peradangan.




(ver/ir)

Efek Samping Jangka Panjang Pil Aborsi

Efek Samping Jangka Panjang Pil Aborsi

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)


Pil aborsi sering diresepkan untuk wanita yang ingin mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan. Meskipun jarang, obat aborsi dapat menyebabkan efek samping jangka pendek dan jangka panjang yang merugikan.

Pil aborsi atau yang juga dikenal dengan mifepristone biasanya digunakan untuk menggugurkan kandungan dan dapat digunakan sampai minggu kesembilan kehamilan.
Ada efek jangka pendek dan jangka panjang dari penggunaan obat ini, tapi yang lebih berbahaya adalah efek jangka panjang, antara lain:

1. Pendarahan yang berkepanjangan
Memang normal bila terjadi perdarahan pada vagina ketika mengonsumsi pil aborsi karena merupakan bagian proses dari pembuangan embrio.

Tapi hal tersebut menjadi tidak normal ketika pendarahan berlanjut hingga jangka waktu lama. Hal ini bisa berlanjut hingga 12 hari, bahkan pada beberapa wanita sampai 6 minggu.

2. Kehamilan ektopik
Dalam kasus yang jarang terjadi seperti kehamilan ektopik (kehamilan terjadi di saluran tuba), pil aborsi bisa mengakibatkan kematian.

Pil aborsi yang dikonsumsi wanita dengan kehamilan ektopik bisa menyebabkan saluran tuba pecah. Jika saluran tuba pecah dan tidak diperbaiki dalam waktu singkat, hasilnya bisa berakibat fatal dan mengancam kehidupan pasien.

3. Abori tidak sempurna
Ada kasus aborsi tidak sempurna dalam 5 sampai 15 persen dari kasus pil aborsi. Jika pil gagal menggugurkan embrio, maka pasien harus segera dioperasi. Dan dengan operasi, maka ada risiko besar mengintai seperti komplikasi dengan anestesi yang dapat menyebabkan kematian.

4. Peradangan panggul

Dalam waktu empat minggu aborsi, 5 persen wanita tertular penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease atau PID). Efek jangka panjang dari PID seperti nyeri panggul kronis, risiko kehamilan ektopik, masa depan kesuburan menyakitkan dan berkurang. Kemungkinan seorang wanita mendapatkan PID setelah aborsi jika menderita klamidia.

5. Efek samping psikologis

Efek samping pil aborsi yang lebih umum adalah depresi dan rasa sakit emosional lainnya. 40 persen wanita yang melakukan aborsi mengklaim mengalami masalah emosional parah.

Masalah-masalah ini berkisar dari depresi, penyalahgunaan obat dan sering berpikiran bunuh diri. Studi ini menemukan bahwa sangat jarang wanita yang memiliki pikiran positif secara keseluruhan setelah aborsi.




(mer/ir)

Pelaku Aborsi Banyak Alami Gangguan Jiwa

Jumat, 02/09/2011 10:02 WIB

Pelaku Aborsi Banyak Alami Gangguan Jiwa

Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: thinkstok)


Aborsi adalah salah satu tindakan yang bisa menimbulkan banyak dampak buruk bagi kesehatan. Kini bertambah lagi efek buruk dari aborsi yaitu meningkatkan risiko terkena gangguan mental.

Aborsi bukanlah suatu prosedur medis yang sederhana. Jika dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Bahkan bagi beberapa perempuan hal ini dapat mempengaruhi fisik, emosional dan spiritualnya. Namun tidak semua orang tahu tentang risiko yang bisa dialami jika melakukan aborsi.

Studi menemukan perempuan yang melakukan aborsi berisiko dua kali lipat atau lebih berat mengalami masalah pada kesehatan mentalnya dibanding dengan perempuan yang tidak melakukan aborsi.

"Hasil studi menunjukkan bahwa aborsi cukup konsisten dikaitkan dengan risiko yang sangat moderat untuk meningkatkan masalah psikologis setelah prosedur dilakukan," ujar Profesor Coleman, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (2/9/2011).

Prof Coleman menuturkan aborsi meningkatkan 34 persen kemungkinan mengalami gangguan kecemasan, 37 persen lebih mungkin mengalami depresi, dua kali lipat mengalami penyalahgunaan alkohol, 3 kali lipat lebih mungkin mengalami penyalahgunaan ganja serta 1,5-2 kali lipat lebih mungkin mencoba melakukan bunuh diri.

"Sangat penting untuk menyadarkan para perempuan akan risiko yang nyata dari tindakan aborsi termasuk dalam hal kesehatan mental," ujar Philippa Taylor dari Christian Medical Foundation.

Studi ini didukung oleh Royal College of Psychiatrists dan telah dipublikasikan oleh British Journal of Psychiatry. Penelitian ini didasarkan pada analisis 22 studi terpisah yang melibatkan 877.000 perempuan.

Selain itu ada juga risiko komplikasi seperti pendarahan, infeksi dan kerusakan organ. Sementara komplikasi serius yang bisa timbul adalah:
1. Pendarahan hebat. Jika leher rahim robek atau terbuka lebar akan menimbukan pendarahan yang dapat berbahaya bagi keselamatan ibu. Terkadang dibutuhkan pembedahan untuk menghentikan pendarahan tersebut.
2. Infeksi. Infeksi dapat disebabkan oleh alat medis tidak steril yang dimasukkan ke dalam rahim atau sisa janin yang tidak dibersihkan dengan benar.
3. Aborsi tidak sempurna. Adanya bagian dari janin yang tersisa di dalam rahim sehingga dapat menimbulkan perdarahan atau infeksi.
4. Sepsis. Biasanya terjadi jika aborsi menyebabkan infeksi tubuh secara total yang kemungkinan terburuknya menyebabkan kematian.
5. Kerusakan leher rahim. Kerusakan ini terjadi akibat leher rahim yang terpotong, robek atau rusak akibat alat-alat aborsi yang digunakan.
6. Kerusakan organ lain. Saat alat dimasukkan ke dalam rahim, maka ada kemungkinan alat tersebut menyebabkan kerusakan pada organ terdekat seperti usus atau kandung kemih.
7. Kematian. Meskipun komplikasi ini jarang terjadi, tapi kematian bisa terjadi jika aborsi menyebabkan perdarahan yang berlebihan, infeksi, kerusakan organ serta reaksi dari anestesi yang dapat menyebabkan kematian.

(ver/ir)
Tips Kamar Mandi Aman untuk Orang Tua

 Ilustrasi kamar mandi.
Kamar mandi bisa jadi merupakan salah satu ruang "berbahaya" di rumah. Kecelakaan seperti terpeleset sampai gegar otak bisa menimpa siapa saja, termasuk orangtua Anda yang telah berusia lanjut.

Agar kejadian membahayakan seperti ini tidak terjadi, ada baiknya Anda menyiapkan kamar mandi yang aman bagi mereka. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk memastikan kamar mandi aman:
1. Bebaskan lantai dari kondisi licin. Caranya dengan memasang karet antiselip pada seluruh lantai kamar mandi. Pastikanlah lapisan anti-licin tersebut tidak mudah tergeser dari tempatnya.
2. Buatlah kamar mandi dalam suasana terang. Mengingat daya penglihatan orang berusia lanjut mulai berkurang, cahaya yang terang akan membantu mereka. Akan lebih baik lagi, Anda memasang sensor lampu otomatis ketika ada orang yang masuk ke kamar mandi. Sensor seperti ini akan memudahkan mereka tanpa harus repot mencari saklar lampu.
3. Jangan membuat split level pada lantai kamar mandi. Hal ini akan memudahkan orang berusia lanjut berjalan dalam kamar mandi. Kondisi tanpa split level juga membantu orang berusia lanjut yang menggunakan kursi roda.

4. Tambahkan railing di sepanjang dinding sebagai tempat berpegangan. Pasang pegangan dekat kloset agar mereka mudah bangkit atau duduk.
5. Pilih keran air yang mudah difungsikan hanya dengan sedikit gerakan. Sebaiknya jangan menggunakan keran yang butuh berkali-kali putaran karena ini akan membuat mereka repot.

Selamat mencoba!